Gadaikan 21 Mobil Rental, Wanita di Gowa Ditangkap Saat Pesta Ulang Tahun -->

Gadaikan 21 Mobil Rental, Wanita di Gowa Ditangkap Saat Pesta Ulang Tahun

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  — Seorang wanita berinisial ALF (34) ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan 21 mobil rental dengan total kerugian korban mencapai sekitar Rp3 miliar. Pelaku diciduk saat menghadiri pesta ulang tahun temannya di sebuah hotel di Makassar.

Penangkapan dilakukan Tim URC Resmob Polda Sulawesi Selatan bersama personel Polresta Gowa di hotel kawasan Jalan Monumen Emmy Saelan, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Makassar, Jumat (12/9) malam.

Saat diringkus, ALF tengah mengikuti perayaan ulang tahun temannya.

“Benar kami menangkap terduga pelaku penipuan penggelapan sebanyak 21 unit kendaraan mobil (rental),” kata Panit 2 Resmob Polda Sulsel Ipda Muhammad Abel PM kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).

Kasus tersebut terungkap setelah korban melaporkan ALF ke Polresta Gowa pada 4 Juni 2026. Pelaku diduga menyewa mobil dengan alasan untuk mendukung kebutuhan usaha, tetapi kendaraan-kendaraan itu kemudian digadaikan kepada pihak lain.

Polisi menyebut, ALF menggadaikan mobil menggunakan dokumen kendaraan yang diduga palsu.

“Pelaku sebelumnya menyewa mobil dari korban untuk kebutuhan usaha. Namun, mobil-mobil yang disewa tersebut kemudian digadaikan kepada pihak lain dengan menggunakan BPKB dan STNK palsu,” ujar Abel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ALF mulai menyewa mobil dari korban sejak Juni 2025. Total kendaraan yang diduga digelapkan mencapai 21 unit.

Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp3 miliar.

Polisi juga mengungkap bahwa kendaraan-kendaraan tersebut awalnya digunakan untuk mendukung proyek dapur Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dikelola ALF.

Proyek tersebut berada di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, serta Kelurahan Barombong, Makassar.

Namun, alih-alih digunakan sesuai tujuan awal penyewaan, mobil-mobil itu diduga justru digadaikan kepada pihak lain dengan menggunakan BPKB dan STNK palsu.

ALF kini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami seluruh rangkaian dugaan penipuan dan penggelapan tersebut, termasuk keberadaan 21 kendaraan serta pihak-pihak yang menerima gadai mobil

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan