GELORA.CO - Dul Azis, S.Pd.SD, dikenal sebagai pendidik yang menekankan pentingnya pengetahuan bermanfaat, bukan hanya materi yang baik dan perlu. Dalam portofolionya, ia menulis bahwa anak lahir seperti kertas bertuliskan samar, dan tugas guru adalah mempertebal tulisan itu agar tampak terang. Ia juga menekankan bahwa mendidik anak berarti mendidik bangsa.
Lahir di Pekalongan pada 14 Agustus 1982, Dul Azis adalah lulusan Universitas Terbuka jurusan Pendidikan Sekolah Dasar. Saat ini ia mengemban tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 02 Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Ia dikukuhkan pada 22 Desember 2023.
Sebelumnya, ia mengajar sebagai guru kelas di SD Negeri 01 Mesoyi selama 10 tahun, lalu mutasi ke SD Negeri 01 Batursari sekitar tiga tahun. Selain mengajar, ia pernah membuka klub Bahasa Inggris bagi siswa SMA Negeri Bulukumba agar pembelajaran lebih menyenangkan dan mendukung kurikulum.
Salah satu program yang ia dan rekan guru terapkan adalah pengenalan serta pemanfaatan gawai sebagai sumber belajar. Tujuannya agar siswa tidak bosan dengan rutinitas kelas. Menurutnya, program itu membuahkan hasil pada penilaian formatif dan sumatif. Ia juga aktif di organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan kegiatan kemasyarakatan.
Motivasi utamanya sederhana: guru tidak boleh hanya menguasai materi, tetapi harus mampu berinovasi dalam menyampaikannya. Ia percaya pendidikan erat kaitannya dengan kebudayaan, sehingga yang paling tepat mendidik bangsa adalah orang dari bangsa itu sendiri.
Profil ini disusun berdasarkan informasi yang dipublikasikan di laman portofolio Calon Guru Penggerak miliknya.
