Soal Tujuan Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Oposisi, Ini Kata Istana

Soal Tujuan Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Oposisi, Ini Kata Istana

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Soal Tujuan Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Oposisi, Ini Kata Istana

GELORA.CO -
Menteri Sekrtaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengakui Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang memiliki kepedulian tinggi terhadap Indonesia pada Jumat, 30 Januari 2026.
 
Pertemuan itu disebut di media sebagai pertemuan Prabowo dengan tokoh oposisi. Di antara tokoh yang hadir dalam pertemuan di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, antara lain mantan Ketua KPK Abraham Samad, Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro, dan mantan Kabareskrim Susno Duadji. 
 
Istana menyatakan bahwa pertemuan Prabowo dengan sejumlah tokoh yang kritis terhadap pemerintahannya bukanlah pertemuan antara Presiden dengan tokoh oposisi.

“Bukan tokoh oposisi,” kata Pratikno kepada wartawan saat memberikan keterangan mengenai agenda Presiden di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di SICC Sentul, Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

“Beliau (Presiden Prabowo Subianto) bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing,” tambah Prasetyo Hadi.
 
Prasetyo memaparkan, menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh merupakan satu cara dan upaya dari Presiden Prabowo berkomunikasi.

Pertemuan dengan sejumlah tokoh juga ada yang digelar secara terbuka, ada juga tertutup. Semua upaya komunikasi itu dilakukan Presiden Prabowo dalam rangka berdiskusi, menerima masukan sekaligus memberikan penjelasan terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah. 
 
“Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus,” paparnya. 
 
Dalam pertemuan dengan Abraham Samad, lanjut Prasetyo, Presiden Prabowo dan Abraham Samad tidak membicarakan terkait pengembalian UU KPK, yang selama ini terkesan banyak merugikan KPK.

Kepada Abraham Samad, menurut Prasetyo, Presiden Prabowo, ingin mendapatkan penjelasan terkait pengalamannya dalam hal pemberantasan korupsi. 
 
“Jadi, beliau (Presiden Prabowo) ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya,” tandasnya. 
 
Pertemuan serupa akan terus dilanjutkan dengan tokoh-tokoh nasional lainnya. Hal tersebut dilakukan guna mendiskusikan dan menerima masukan sekaligus memberikan penjelasan terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah selama ini. 
 
Seperti diberitakan, pertemuan Prabowo dengan sejumlah tokoh tersebut berlangsung sampai hampir 5 jam. "sampai lupa makan malam," kata Abraham Samad dalam sebuah wawnacara di TV swasta nasional.
 
Kabar pertemuan tersebut awalnya diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebut bahwa Kepala Negara bertemu dengan tokoh-tokoh oposisi pemerintah guna membahas kepentingan negara.*** 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita