File Epstein Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi sejak 2017, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?

File Epstein Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi sejak 2017, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?

Gelora News
facebook twitter whatsapp
File Epstein Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi sejak 2017, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?

GELORA.CO -
  Bagian dari dokumen Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa pada tahun 2017, miliarder Bill Gates berkomunikasi dengan Jeffrey Epstein mengenai “simulasi pandemi".

Komunikasi via email tersebut menunjukkan diskusi seputar latihan kesiapan dan skenario hipotetis, memberikan wawasan lebih lanjut tentang keterlibatan Gates dengan Epstein sebelum pandemi Covid-19.

Tidak disebutkan secara detail "simulasi pandemi" yang dimaksud dalam berkas tersebut. Namun, sekadar diketahui pandemi Covid-19 dimulai pada 31 Desember 2019.

Ini artinya komunikasi "simulasi pandemi" terjadi sebelumnya munculnya Covid-19. Ini juga mengingatkan kembali teori konspirasi yang menyebut pandemi Covid-19 sengaja diciptakan.

Pada Oktober 2019, Bill and Melinda Gates Foundation—yayasan yang didirikan Bill Gates dan mantan istrinya; Melinda—ikut mensponsori simulasi pandemi global bernama Event 201 yang diselenggarakan bersama Johns Hopkins Center for Health Security dan World Economic Forum. Simulasi ini bertujuan menguji kesiapan dunia menghadapi wabah virus fiktif.

Namun, pihak Gates Foundation menegaskan bahwa Event 201 hanyalah latihan kesiapsiagaan, bukan perencanaan atau prediksi pandemi nyata.

Yayasan milik Gates selama ini telah berkontribusi pada berbagai proyek pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan obat-obatan dan vaksin. Selama beberapa tahun, yayasan ini telah mendanai penelitian oleh Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (Medicines and Healthcare products Regulatory Agency) tentang pengembangan vaksin.

Dokumen Epstein Files juga mengungkap aib Bill Gates, di mana miliarder AS pendiri Microsoft itu disebut telah tertular penyakit menular seksual (STD) setelah berhubungan seks dengan gadis-gadis Rusia.

Epstein, terpidana paedofil yang meninggal di penjara AS pada tahun 2019, juga mengeklaim Bill Gates meminta antibiotik yang dapat dia berikan secara diam-diam kepada istrinya saat itu, Melinda.

Dalam email terpisah, Epstein mengatakan kepada anggota Parlemen Inggris, Peter Mandelson, bahwa dia "bersenang-senang" dengan Gates di Seattle.

Sekitar 3 juta halaman dokumen yang dirilis oleh pemerintahan Presiden Donald Trump juga berisi foto-foto baru Epstein dengan Gates, yang belum berkomentar tentang klaim tersebut.

Tujuh tahun setelah kematiannya, Epstein terus membayangi orang-orang yang berada di sekitarnya—dan Gates, yang pernah menjadi orang terkaya di dunia, termasuk di antaranya.

Pada 18 Juli 2013, Epstein membuat memo yang berisi sejumlah tuduhan tentang Gates. Isinya: “Untuk menambah penghinaan, Anda memohon kepada saya untuk menghapus email-email mengenai penyakit menular seksual Anda, permintaan Anda agar saya memberi Anda antibiotik yang dapat Anda berikan secara diam-diam kepada Melinda, dan deskripsi penis Anda.”

Seorang juru bicara Gates mengatakan: “Klaim ini benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah."

“Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah frustrasi Epstein karena dia tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates dan sejauh mana dia akan berusaha untuk menjebak dan mencemarkan nama baiknya," imbuhnya, seperti dikutip dari The Telegraph.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita