Prabowo dan Sosok Jon Snow di Serial 'Game of Thrones'
logo

16 Oktober 2018

Prabowo dan Sosok Jon Snow di Serial 'Game of Thrones'

Prabowo dan Sosok Jon Snow di Serial 'Game of Thrones'


Oleh: Abdul Hamdi Mustafa*

Jon Snow, prajurit Night Watch yang mengabdi di perbatasan utara Westeros. Tempat tersebut dibangun The Wall, dinding raksasa sepanjang wilayah utara kerajaan untuk membatasi orang asing memasuki wilayah Westeros.

Dalam pertualangan menjaga The Wall, prajurit Night Watch dihantui misteri penemuan White Walker, makhluk mitologi yang sudah lama dianggap masyarakat Westeros hanya sebatas dongeng.

Di saat Seven Kingdom disibukkan oleh perang antar klan demi memperebutkan tahta Iron Thrones, mereka tidak sadar akan munculnya ancaman dari luar yang siap meluluhlantakkan Westeros kala musim dingin tiba, "winter is coming" kata Presiden Jokowi.

Penguasa Iron Throne, klan Lannister, gigih mempertahankan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara, membantai klan yang melawan kerajaan bahkan menghianati klan koalisi kerajaan. Dan bahkan membuat hutang besar dengan bank demi mengisi kas kerajaan yang habis akibat perang. Semua dilakukan agar klan Lannister tetap memegang pucuk pemerintahan di Westeros.

Jon Snow sebenarnya adalah pewaris sah dari Iron Throne. Ia yang selama ini dikenal sebagai anak haram klan Stark ternyata bukan. 

Jon Snow memiliki darah Targaryen, klan yang mendirikan Seven Kingdom sebelum kerajaan dirampas oleh Robert Baratheon, sekutu klan Lannister.

Jon Snow lah yang mengetahui dengan pasti akan ancaman luar Westeros, yaitu invasi jutaan armada zombie "White Walker" yang siap menyerang Westeros dari balik The Wall. Tinggal menunggu musim dingin tiba, dan itu tidak berapa lama lagi.


Jon Snow mengingatkan para penguasa di Westeros, tapi mereka sulit percaya. Bahkan penguasa Westeros yang sedang memegang tahta, Cersei Lannister masih  bersiasat bagaimana supaya klan-klan lainnya dimusnahkan oleh pasukan White Walker.

Berkaca pada dunia politik di tanah air,

Di antara dua capres yang akan berlaga di Pilpres 2019, sosok Prabowo adalah tokoh yang selalu berpidato tentang ancaman asing terhadap Indonesia. Dalam retorika-retorikanya Prabowo seringkali mengingatkan agar bangsa Indonesia jangan menjadi budak /kacung asing dan aseng. Prabowo dalam salah satu pidatonya mengutip "Ghost Fleet" (armada hantu), novel fiksi ilmiah yang menganalisis ancaman Indonesia bubar 2030 dan perang dunia ke-tiga.

Yang jelas, sosok Jokowi bukanlah karakter Jon Snow dalam serial Game of Thrones. Jokowi jelas adalah penguasa /petahana. Sedangkan Prabowo adalah calon pemimpin /capres yang gigih mengingatkan ancaman bangsa Indonesia. Ancaman itu ditanggapi sebagai fiksi /hoax oleh kubu petahana, sama halnya masyarakat Westeros yang tidak percaya dongeng White Walker.

Keliru jika seandainya Jokowi mempresentasikan dirinya sebagai 'pahlawan Westeros' dengan mengutip 'Winter is Coming' dalam pertemuan IMF-World Bank, apalagi dengan melihat gambaran politik internal RI.

Meminjam istilah peristiwa pembantaian klan Lannister terhadap klan Stark (tempat Jon Snow dibesarkan):

"The North Remembers", kerajaan utara akan selalu mengingat kesewenang-wenangan pemerintah Westeros.

Semangat itulah yang membahana dalam diri Jon Snow untuk membalas perbuatan klan Lannister, akan tetapi lebih dari itu, ia lebih ksatria lagi akan ancaman dari luar Westeros yang siap memusnahkan Seven Kingdom. Prajurit Night Watch inilah sang penyelamat Seven Kingdom dan pewaris sah dari Iron Throne.

"Selamatkan Indonesia", demikian jargon kampanye Prabowo selama ini, mantan prajurit Kopassus itu.


*) Penulis adalah pegiat media online, fans Game of Thrones


SAMBUNGAN: Karakter dalam Game of Throne dan Tokoh Perpolitikan di Indonesia

Loading...
loading...