Purbaya Dicopot dari Menkeu, Unggahan Reaksi Sang Putra Diserbu Netizen -->

Purbaya Dicopot dari Menkeu, Unggahan Reaksi Sang Putra Diserbu Netizen

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
— Keputusan Presiden Prabowo Subianto merombak (reshuffle) jajaran Kabinet Merah Putih pada awal pekan ini berbuntut pada dinamika menarik di media sosial. Usai posisi Menteri Keuangan secara resmi dialihkan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara, putra Purbaya yang bernama Yudo mendadak mencuri perhatian publik lewat unggahan santainya di akun Instagram pribadi.

Melalui unggahan Instagram Story di akun @bc.8a41121a, Yudo memberikan tanggapan menggelitik terkait status sang ayah yang tak lagi menjabat sebagai Bendahara Negara. Ia berseloroh bahwa berakhirnya masa jabatan sang ayah membuat dirinya kini tidak lagi terikat protokol informal sebagai anggota keluarga pejabat tinggi negara, sehingga lebih bebas mengekspresikan diri di ruang publik.

"Sekarang Yudo bukan anak menteri, jadi boleh bebas asbun (asal bunyi) ya," tulis Yudo singkat dalam unggahan yang dengan cepat diunggah ulang oleh berbagai akun portal berita dan akun gosip media sosial.

Ragam Reaksi Netizen dan Tanda Tanya Publik


Unggahan jenaka tersebut langsung diserbu ribuan tanggapan dari netizen. Kolom komentar akun media sosial Yudo mendadak dibanjiri berbagai spekulasi, ucapan perpisahan, hingga pertanyaan warganet yang penasaran mengenai alasan di balik perombakan posisi vital pengelola keuangan negara tersebut.

Banyak netizen menyayangkan pencopotan Purbaya, mengingat kinerjanya dalam mengawal stabilitas fiskal dan transparansi anggaran dinilai cukup positif oleh publik selama satu tahun terakhir. Beberapa tanggapan netizen yang menghiasi unggahan tersebut antara lain:

"Gak jadi anak menteri aja kamu sering asbun, apalagi sekarang Yud," tulis salah satu netizen bernada gurau.

"Lah, Pak Purbaya kenapa diganti? Padahal kinerjanya sudah bagus dan tegas banget," komentar warganet lainnya.

"Klarifikasi dong Yud, kenapa bapak bisa kena reshuffle mendadak begini?" puji sekaligus tanya pengguna Instagram lain.

Satu Tahun Masa Bakti Purbaya dan Terobosan Kemenkeu


Keputusan pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menkeu tertuang resmi dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029.
 Perombakan ini terbilang cukup mengejutkan lantaran Purbaya tercatat baru menduduki posisi puncak di Kementerian Keuangan selama tepat satu tahun.

Sebagai informasi, Purbaya dilantik oleh Presiden Prabowo pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelum memimpin Kemenkeu, ekonom berlatar belakang ITB dan Purdue University ini menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selama 12 bulan memimpin Kemenkeu, Purbaya dikenal dengan gaya komunikasinya yang lugas dan transparan. Beberapa terobosan yang sempat diusungnya antara lain pengetatan mutasi internal guna menepis isu jual beli jabatan, optimalisasi pengawasan belanja kementerian/lembaga, serta pengawalan implementasi sistem perpajakan terpadu (Coretax).

Pelantikan Suahasil Nazara di Istana Negara
Di saat kabar di media sosial bergulir hangat, prosesi resmi perombakan kabinet berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru untuk meneruskan sisa masa jabatan periode 2024–2029.

Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo pada 2019 hingga masa pemerintahan Presiden Prabowo, mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden dan jajaran menteri kabinet.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Dengan pelantikan ini, Suahasil Nazara resmi memegang kendali penuh atas kebijakan fiskal, pengelolaan APBN, serta strategi penerimaan negara, sementara Purbaya Yudhi Sadewa mengakhiri masa baktinya di Kabinet Merah Putih.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan