Istana Tanggapi Pencopotan Purbaya: Menteri Bisa Diganti Kapan Saja -->

Istana Tanggapi Pencopotan Purbaya: Menteri Bisa Diganti Kapan Saja

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan mendapat penjelasan dari Istana.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto menyebut pergantian menteri merupakan hal yang lumrah dan menjadi hak Presiden.

"Oh, enggak. Itu pergantian biasa saja sebetulnya. Pergantian pejabat kan tidak ada sesuatu yang istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden, kan, ya," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang saat ditanya mengenai kemungkinan adanya alasan khusus di balik pergantian Purbaya.


Ia juga membantah anggapan bahwa pencopotan Purbaya berkaitan dengan langkah mantan Menkeu tersebut merombak jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Oh, itu pengakuan Pak Purbaya, ya? Tapi sebetulnya enggak. Tidak ada yang istimewa. Pergantian kapan saja itu sebetulnya, menteri atau wakil menteri siap diganti," tegas Bambang.

Sebelumnya, Purbaya memang sempat mengaitkan sebagian keputusan pencopotan dirinya dengan perombakan pejabat di lingkungan Kemenkeu.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya setelah serah terima jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Saat ditanya apakah perombakan pejabat Kemenkeu menjadi salah satu faktor pencopotannya, Purbaya menjawab singkat.

"Sebagian ada. Sebagian iya," kata Purbaya.



Namun, Purbaya juga menyatakan bahwa keputusan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden.



Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026).


Pada hari yang sama, Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode 2024-2029.

Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.


Setelah dilantik, Suahasil menyatakan mendapat arahan Presiden untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara serta memastikan APBN dapat mendukung program prioritas pemerintah.



Sementara itu, beberapa hari sebelum pergantian tersebut, tepatnya 10 September 2026, Purbaya melakukan perombakan terhadap jajaran pejabat Kemenkeu.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya persoalan internal di Kemenkeu yang melatarbelakangi pergantian dirinya, Bambang mengaku tidak mengetahui secara pasti.

"Saya kalau internalnya kita tidak tahu kalau internal seperti apa. Cuman dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu adalah sesuatu yang lumrah saja sebetulnya," jelasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa pergantian menteri dapat dilakukan kapan saja.

"Pergantian itu adalah sesuatu yang lumrah saja. Bisa kapan saja. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada yang diangkat yang baru," ujar Bambang.

Purbaya Unggah Video Beri Makan Ikan


Setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya juga membagikan aktivitasnya melalui akun TikTok pribadinya.

Dalam video yang diunggah Rabu (16/9/2026), Purbaya terlihat memberi makan ikan di sejumlah kolam.

Ia mengenakan kaus berkerah berwarna merah, celana jeans biru, dan sandal. Purbaya tampak membawa ember berwarna oranye berisi pakan ikan.


"Ngasih makan ikan, sebelum mancing. Siapa yang mau ikut mancing bareng?" tulis Purbaya dalam keterangan videonya.

Ia kemudian menunjukkan ikan yang berada di kolam tersebut.

"Ikannya besar-besar, ada ikan mujaer, ikan nila. Bakal strike ini. Siap-siap ya guys," sambungnya.

Sebelumnya, Purbaya juga sempat berseloroh ingin memancing setelah tidak lagi menjabat sebagai Menkeu.

"Mau mancing. Mancing ikan mujaer, nila. Gue punya kolam di belakang jadi bisa mancing sambil ngelamun, kenapa dipecat," kata Purbaya sambil tertawa

Sumber: Wartakota 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan