Sindiran PDIP soal Jokowi Kembali Blusukan Tanda Rivalitas Semakin Memanas

Sindiran PDIP soal Jokowi Kembali Blusukan Tanda Rivalitas Semakin Memanas

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk kembali berkeliling Indonesia menuai respons dari kader senior PDIP, Djarot Saiful Hidayat. 

Djarot bahkan menyarankan agar Jokowi sekalian menunjukkan ijazah aslinya kepada publik saat melakukan safari ke berbagai daerah.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai pernyataan Djarot menunjukkan adanya intensi politik dari PDIP terhadap Jokowi. Menurutnya, setiap isu yang berkaitan dengan Jokowi hampir selalu dikaitkan dengan PDIP mengingat panjangnya sejarah kebersamaan kedua pihak.




"Ketika bicara tentang Jokowi pasti turut dikaitkan dengan PDIP karena kebersamaan mereka cukup panjang, mulai dari saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden dua periode," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 31 Mei 2026.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai pecah kongsi antara Jokowi dan PDIP membuat dinamika politik di antara keduanya sulit dilepaskan dari saling sindir dan saling merespons di ruang publik.

Adi mengatakan publik akan melihat respons Djarot sebagai bagian dari perkembangan sikap politik PDIP terhadap Jokowi. Karena itu, setiap langkah politik Jokowi saat ini hampir selalu mendapat tanggapan dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

"Ini salah satu realitas politik hari ini. Ketika bicara Jokowi, ada PDIP yang merespons, dan pasti juga ada PSI yang kemudian selalu memberikan pembelaan atau pasang badan kepada Jokowi," pungkasnya. 

Sumber: RMOL 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google