GELORA.CO - Keberadaan bendera Partai Gerindra yang bertebaran di sejumlah ruas jalan mendapat sorotan publik, utamanya dari para netizen di media sosial.
Pasalnya, netizen mengaitkan keberadaan bendera partai Gerindra yang bertebaran itu dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Jawa Barat pada Senin (2/2/2026).
Di mana dalam pidatonya di Rakornas, Prabowo turut menyinggung soal keindahan kota yakni Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Salah satunya, Prabowo meminta pemerintah daerah menertibkan spanduk dan baliho iklan berukuran besar yang berukuran jalan.
Meski dalam pidatonya, Prabowo bicara mengenai spanduk dan iklan yang mengganggu, netizen menanggapinya dengan memposting keberadaan bendera Partai Gerindra milik Prabowo yang kini bertebaran.
Pramono Larang Atribut Partai
Di Jakarta misalnya, bendera Partai Gerindra terlihat di sejumlah flvover. Di antaranya di Flyover Kuningan dan Slipi terpasang puluhan bendera Partai Gerindra yang diikat di besi jembatan.
Selain bendera, banyak pula terpampang spanduk dari para kader Partai Gerindra di sejumlah jalanan.
Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah buka suara.
Pramono melarang atribut partai dipasang di jalan-jalan.
Menurutnya, atribut tersebut mengganggu lalu lintas, dan akan diterbitkan.
Hal itu disampaikan Pramono saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).
“Saya benar-benar pengen menertibkan, enggak ada lagi di Jakarta yang namanya flyover itu, kalau partai ada acara kemudian masang (atribut) di flyover,” ucap Pramono.
“Itu mengganggu banget lalu lintas yang ada di Jakarta. Dan itu (penertiban atribut partai) akan kami lakukan,” sambungnya.
Pramono menegaskan pihaknya mendukung arahan Prabowo yang meminta untuk membersihkan spanduk di jalanan.
“Arahan bapak presiden 1.000 persen pasti saya jalankan, karena saya memang berkeinginan Jakarta akan menjadi lebih rapi, lebih bersih,” ujar Pramono.
Admin Gerindra Tanggapi Netizen
Sementara itu, akun resmi Partai Gerindra tampak sibuk menanggapi ocehan netizen yang banyak mengomentari keberadaan bendera partai bentukan Prabowo Subianto itu.
Admin Gerindra nampak berkomentar di banyak akun yang memposting soal banyaknya bendera partainya bertebaran.
Komentar tersebut kemudian disematkan oleh pembuat akun sebagai bentuk informasi kepada publik.
Dalam komentarnya, admin Gerindra meminta maaf atas banyaknya atribut partai mereka yang terpasang.
Admin kemudian menjelaskan bahwa hal tersebut karena acara besar yang akan dirayakan oleh partai.
"Bulan Februari ini partai Gerindra berulang tahun, mohon maaf setelah masa perayaan selesai atribut akan diturunkan," tulis akun resmi Partai Gerindra melalui kolom komentar di tiap postingan yang memuat bendera partai mereka bertebaran.
Adapun hari jadi Partai Gerindra yakni tepat pada hari ini 6 Februari di mana partai tersebut genap berusia 18 tahun.
Sumber: tribunnews
