6 Orang WNA China ini kelabui petugas Bea Cukai dengan bawa banyak handphone terpisah dari kardusnya

6 Orang WNA China ini kelabui petugas Bea Cukai dengan bawa banyak handphone terpisah dari kardusnya

Gelora News
facebook twitter whatsapp
6 Orang WNA China ini kelabui petugas Bea Cukai dengan bawa banyak handphone terpisah dari kardusnya

GELORA.CO -
6 Orang rombongan penumpang WNA dari China, kelabui petugas Bea Cukai dengan membawa banyak handphone yang terpisah dari kardusnya.

Ada yang membawa kardus, ada yang membawa handphone di tas cabin mereka masing-masing, dan semuanya terpisah-pisah untuk kelabui petugas Bea Cukai.

Bahkan di tempat pemeriksaan, salah satu rombongan, sempat bersembunyi untuk menghindari penggeledahan, namun pada akhirnya semua dapat diperiksa dan dapat ditemukan jumlah handphone yang sesuai dengan kardus yang dibawa.

Dilansir dari YouTube @86CustomProtectionNET, Direktorat Bea dan Cukai merupakan instansi yang mengatur keluar masuknya barang di wilayah Indonesia.

Di Terminal 3 Bandara International Soekarno Hatta, penumpang yang mendarat dari luar negeri, akan diarahkan ke dua jalur yang berbeda, yaitu jalur merah dan jalur hijau.

Pada saat melakukan pemeriksaan, dari image X-Ray, petugas melihat terdapat beberapa box dalam koper penumpang yang baru saja mendarat dari China.

Petugas pun langsung membawa barang bawaan dari penumpang tersebut, dan ternyata terdapat beberapa box handphone, namun tidak ada handphone di dalamnya.

Petugas pun kemudian menanyakan kenapa ada kardus sebanyak ini, tapi tidak ada handphone-nya? 1 orang WNA itu pun kesulitan menjawab dan akhirnya ia berbohong mengatakan bahwa memang ia hanya menyimpan box-nya saja.

Lalu petugas pun meminta tas kabin yang dibawa WNA tersebut dan ditemukan 2 handphone baru yang masih terbungkus segel plastik.

Petugas pun curiga dan bertanya kembali kenapa hanya ada 2 handphone saja, sedangkan total kardus ada 7.

WNA itu pun semakin gelagapan dan akhirnya ditemukan bahwa ia datang bersama rombongan teman-temannya yang lain totalnya ada 6 orang. Semua temannya pun dipanggil, namun ada 1 orang yang masih bersembunyi.

Setelah diperiksa di tas kabin masing-masing orang, ditemukan handphone-handphone yang sama dengan yang dibawa orang pertama, bahkan ada ditemukan 1 kardus lagi dengan isi handphone di tas salah satu orang.

Setelah dihitung, jumlah handphone dan kardus masih belum balance, maka petugas pun mencari sisa temannya yang belum muncul, dan ketika dipanggil, ditemukan juga ada 2 handphone di tas-nya, jadi total ada 12 handphone.

Karena keterbatasan bahasa, penumpang menghubungkan petugas dengan salah satu teman mereka di Indonesia, agar dapat menyampaikan aturannya secara detail kepada rekan penumpang.

Petugas pun menyampaikan kepada teman WNA tersebut, bahwa penumpang dan 5 orang temannya, kedapatan membawa handphone berserta box-nya.

“Karena handphone termasuk barang yang dibatasi, maka barang ini harus ditahan dulu di sini,” ucap petugas bea cukai kepada rekan WNA tersebut di telepon.

“Besok baru bisa diurus pengeluarannya di kantor Cargo,” tambah petugas tersebut menginformasikan apa yang harus dilakukan.

Karena jumlah handphone melebihi batas ketentuan maksimum pembawaan handphone di Indonesia, maka petugas memberikan SPP, surat penangguhan pengeluaran, agar bisa diurus di kantor area Kargo, bandara Internasional Soekarno Hatta.***

Sumber: hops
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita