Terekam CCTV Dante Tewas Ditenggelamkan Pacar Ibu, Ayah Korban: Saya Nggak Bisa Berkata-kata

Terekam CCTV Dante Tewas Ditenggelamkan Pacar Ibu, Ayah Korban: Saya Nggak Bisa Berkata-kata

Gelora News
facebook twitter whatsapp



GELORA.CO - Rekaman CCTV terkait tewasnya Dante anak semata wayang Tamara Tyasmara dan Angger Dimas akhirnya terkuak di hadapan publik. Diduga, bocah malang itu dibunuh oleh pacar ibunya sendiri, bernama Yudha Arfandi. 

Dalam tayangan video yang beredar itu terlihat jelas, Yudha Arfandi diduga sengaja menenggalamkan Dante.

Tak lama kemudian, ia mengangkatnya ke tepi kolam renang. Rekaman CCTV ini menyulut emosi publik. Terlebih Annger Dimas, ayah kandung bocah malang tersebut. 

"Jelas sekali, jelas sekali. Seperti yang kalian lihat bagaimana tindakan si tersangka ini. Saya nggak bisa berkata-kata lah," kata Angger dikutip siap.viva.co.id dari tayangan YouTube TV One pada Jumat, 9 Februari 2024.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah meringkus Yudha Arfandi alias YA, pacar Tamara Tyamsara yang diduga terlibat atas kasus tewasnya Dante. 

Yudha Arfandi diringkus polisi di rumahnya, daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Jumat, 9 Februari 2024. 

Ia diduga kuat sebagai penyebab kematian Dante, anak semata wayang Tyasmara dan Angger yang tewas tenggelam di kolam renang beberapa hari lalu.  

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam membenarkan hal tersebut.

"Penyidik telah melakukan penangkapan terhadap saudara YA terkait peristiwa meninggalnya putra dari Tyasmara," katanya.

Kombes Ade juga mengakui, bahwa Yudha Arfandi dibekuk tim Polda Metro Jaya di rumahnya, di kawasan Pondok Kelapa. 

"Selanjutnya tersangka dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, untuk dilakukan pemeriksaa," kata dia.

Sejak awal kasus tewasnya Dante mencuat, polisi memang telah membidik YA sebagai daftar saksi yang diperiksa secara mendalam. 

Hal ini berdasarkan sejumlah petunjuk, salah satunya keberadaan YA yang terekam CCTV di lokasi tempat berenang anak Tamara Tyasmara.

Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut Polda Metro Jaya.

Sumber: viva