Terungkap, Ini Alasan Dua Anak Buah Megawati, Ganjar dan Koster Tolak Israel

Terungkap, Ini Alasan Dua Anak Buah Megawati, Ganjar dan Koster Tolak Israel

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto membela Koster dan Ganjar yang menjadi sasaran serangan dari netizen usai menolak kehadiran Timnas Israel yang diduga mempengaruhi pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. 

Hasto mengakui bahwa pihaknya telah memprediksi hal tersebut, namun ia menganggapnya sebagai bagian dari dinamika yang ada.

"Suatu ujian-ujian agar pemimpin-pemimpin Indonesia memang kokoh di dalam prinsip berdasarkan suatu sejarah yang benar," ujarnya saat konferensi pers di kawasan GBK, Jakarta, Kamis (30/3).


Hasto Kristiyanto juga menegaskan bahwa penolakan terhadap kedatangan Timnas Israel ke Indonesia oleh kader PDIP seperti Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster bukan atas perintah Megawati Soekarnoputri. 


"Pak Koster, Pak Ganjar, dan juga kader-kader PDI Perjuangan yang lain telah menunjukkan sikapnya yang kokoh secara ideologis dan itu muncul dari kesadaran terhadap sejarah, kesadaran terhadap apa yang terjadi di dunia internasional," ujar Hasto 

Sebagai informasi, Gubernur Bali, I Wayan Koster yang menyatakan penolakannya terhadap kehadiran Timnas Israel yang akan bertanding di Pulau Dewata. 



Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala daerah untuk menghormati institusi serta mengikuti arah pemikiran politik Presiden Indonesia Soekarno.


"Mengenai sikap penolakan saya atas kehadiran Tim Israel dalam Kejuaraan Dunia FIFA U-20 di Bali, merupakan wujud tanggung jawab saya sebagai Gubernur Bali, yang saya pertanggungjawabkan secara Niskala-Sakala, karena didasarkan pada hal yang prinsip terkait kemanusiaan, sejarah dan tanggung jawab pergaulan antar bangsa, dan aspirasi masyarakat ke FIFA," katanya.

Hal Senada diungkap oleh Ganjar menjelaskan bahwa penolakan terhadap Israel dalam bermain di Indonesia adalah sikap yang diambil oleh seorang kader PDIP dan sesuai dengan prinsip serta amanat dari Presiden pertama Indonesia, Ir. Sukarno, untuk mendukung kemerdekaan Palestina.



"Sebagai kader PDI Perjuangan, saya memegang teguh amanat Bung Karno untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina yang telah disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non-Blok, dan Conference of the New Emerging Forces," kata Ganjar.

Sumber: suara
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita