Disebut Elektabilitasnya Naik Hasil Kerja Sendiri, Prabowo ke Presiden: Pak Jokowi Terlalu Rendah Hati

Disebut Elektabilitasnya Naik Hasil Kerja Sendiri, Prabowo ke Presiden: Pak Jokowi Terlalu Rendah Hati

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merespons pernyataan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi yang menyebut elektabilitas Prabowo hasil kerja sendiri bukan karena pengaruh presiden.

Menurut Prabowo, apa yang terjadi justru sebaliknya. Posisinya di kabinet sebagai Menteri Pertahanan tentu tidak terlepas dari pemerintahan sekaligus pemimpinya, yakni Presiden Jokowi.


"Saya ini, kami ini, bagian dari pemerintah. Kalau pemerintah berhasil, kita ikut naik. Kalau pemerintah tidak berhasil, kita ikut turun," kata Prabowo di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).

Prabowo menganggap pernyataan Jokowi menggambarkan dirinya sebagai presiden yang rendah hati.


"Saya kira sederhana sekali. Pak Jokowi terlalu rendah hati," kata Prabowo.

Singgung Elektabilitas Prabowo
Jokowi menyinggung elektabilitas Ketua Umum Prabowo Subianto yang menajak naik. Hal ini disinggung Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Ramadhan di DPP PAN, Jakarta Selatan.



Presiden Joko Widodo hadir dalam Silaturahmi Ramadhan yang digelar DPP PAN di kantor pusat di Jakarta Selatan. (Ist)
Presiden Joko Widodo hadir dalam Silaturahmi Ramadhan yang digelar DPP PAN di kantor pusat di Jakarta Selatan. (Ist)
Sebelum menyinggung hal itu, Jokowi mengaku dirinya yang disinggung duluan mengenai elektabilitas Prabowo oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.


"Ini tadi disinggung mengenai Pak Prabowo yang naik elektabilitasnya," kata Jokowi, Minggu (2/4/2023).

Adapun elektabilitas Prabowo yang naik itu dikaitkan dengan kegiatan Prabowo belakangan yang kerap mendampingi Jokowi. Mengenai ini, Jokowi menampik disebut memberikan efek terhadap kenaikan elektabilitas Prabowo.


Jokowi memandang kenaikan elektabilitas Prabowo itu bukan karena dirinya. Melainkan karena Prabowo sendiri.

"Saya pikir-pikir naiknya elektabilitas beliau itu bukan karena saya, ndak, ya karena beliau sendiri dan Gerindra," kata Jokowi.

Jokowi lantas memandang Zulkifli atau Zulhas yang menyinggung elektabikitas Prabowo lantaran ingin turut pula diajak berkeliling, sebagaimana Prabowo mendampingi Jokowi.


"Saya hanya berpikir, ini jangan jangan ini Pak Zul minta diajak gitu. Udah, Minggu besok nanti tiga kali dengan saya udah. Bukan .inggu besok, bulan besok," kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi sontak memantik gelak tawa di antara ketua umum parpol yang hadir, termasuk Prabowo dan Zulhas. Prabowo bahkan tampak bertepuk tangan dan tertawa mengdengar perkataan Jokowi di atas.

Sumber: suara
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita