22 Ribu Anak di Jateng Kena Corona Selama Pandemi, 89 Meninggal
logo

24 Juni 2021

22 Ribu Anak di Jateng Kena Corona Selama Pandemi, 89 Meninggal

22 Ribu Anak di Jateng Kena Corona Selama Pandemi, 89 Meninggal


GELORA.CO - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat ada lebih dari 22 ribu anak yang terkena virus Corona atau COVID-19 selama pandemi. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap 89 anak di antaranya meninggal dunia.

"Dari data Corona Jateng yang masuk ke kita 21 Juni pukul 20.00. Jumlah anak-anak yang terpapar COVID itu, mulai dari dulu, kita catat 22.521 anak, banyak ya. Rinciannya ada 239 anak yang dirawat, 1.159 anak isolasi, 89 anak meninggal, 21.034 anak sembuh. Ini sejak pertama mencatat. 

Tentang usia 0-9 tahun. Menurut saya banyak," ujar Ganjar saat ditemui wartawan di rumah dinasnya, Rabu (23/6/2021) malam.

Dia menjelaskan usia rentan anak terkena Corona yakni 0 sampai 9 tahun. Selain itu, menurutnya memang ada peningkatan jumlah anak yang terpapar virus Corona akhir-akhir ini.

Diduga peningkatan itu akibat adanya varian baru virus Corona di Jateng.

"Kalau sekarang kemungkinan varian baru. Kalau yang dulu-dulu kita catatnya dari pertama kita masih catatan secara holistik," jelasnya.




Dengan data itu maka Ganjar Pranowo berharap pelajaran tatap muka (PTM) tak digelar dulu.

"Kalau di awalnya kan COVID nggak mau ke anak, tapi sekarang faktanya anak-anak kena. Jadi tunda dulu," ujar Ganjar Pranowo.(dtk)