Polisi: Massa Aksi 1812 Dipulangkan Kecuali yang Bawa Sajam-Reaktif COVID
logo

20 Desember 2020

Polisi: Massa Aksi 1812 Dipulangkan Kecuali yang Bawa Sajam-Reaktif COVID

Polisi: Massa Aksi 1812 Dipulangkan Kecuali yang Bawa Sajam-Reaktif COVID


GELORA.CO - Polisi mengamankan ratusan orang dari aksi 1812. Kini sebagian besar peserta aksi 1812 dipulangkan.
"Ada sebagian besar sudah dipulangkan semua. Kan cuma 1x24 jam saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Minggu (20/12/2020).

Yusri menjelaskan peserta aksi 1812 dipulangkan setelah dimintai keterangan. Sedangkan peserta aksi 1812 yang membawa senjata tajam (sajam) serta yang membawa narkotika dilakukan penahanan.

"Semuanya dipulangkan kecuali memang membawa sajam, itu diproses (dan) ditahan, (ada) lima orang. (Lalu) ada yang bawa narkoba dua orang, ditahan," lanjutnya.


Selain tujuh pelaku itu, ada 28 orang lainnya yang dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran. Mereka dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran karena reaktif COVID-19.

"Kecuali 28 yang reaktif, masih di Wisma Atlet. (Ada) 28 (orang masih) di Wisma Atlet," ucap Yusri.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 455 orang terkait aksi 1812 yang menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab. Polisi memastikan ratusan orang yang diamankan tersebut berasal dari kelompok FPI.

"Nggak ada (kelompok lain), ini kelompok FPI semua. Memang datang ke sana itu untuk melakukan demo 1812," kata Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Sabtu (19/12).


Hingga saat ini, dari hasil pemeriksaan ratusan orang tersebut, tidak ditemukan indikasi adanya kelompok lain yang terlibat. Yusri menegaskan peserta aksi 1812 tersebut hanya berasal dari kelompok FPI.

Untuk diketahui pula, polisi tidak mengizinkan aksi 1812 karena situasi pandemi Corona masih mewabah di Tanah Air. Namun massa tetap melakukan aksi 1812 di sekitar Istana Negara, tepatnya di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (18/12).

Massa yang mengikuti aksi ini tidak banyak seperti pada aksi-aksi sebelumnya. Namun disayangkan, sempat terjadi kericuhan antara massa dan polisi.

Setidaknya ada dua petugas kepolisian yang mengalami luka saat bertugas mengamankan aksi 1812 di Jakarta. Dua polisi tersebut diketahui terkena sabetan senjata tajam.(dtk)
close
Subscribe