Pilkada 2020 Usai, 2 Komisioner KPU Samarinda Positif Terinfeksi Covid-19
logo

17 Desember 2020

Pilkada 2020 Usai, 2 Komisioner KPU Samarinda Positif Terinfeksi Covid-19

Pilkada 2020 Usai, 2 Komisioner KPU Samarinda Positif Terinfeksi Covid-19



GELORA.CO - Kasus baru paparan virus corona (Covid-19) mulai muncul usai gelaran Pilkada serentak 2020. Ada 2 komisioner di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Kalimantan Timur terkonfirmasi positif corona.

Dikutip dari situs Antara, Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat menyebut dua rekannya yang terkonfirmasi aktif corona itu yakni Dwi Haryono, dan Muhammad Najib.

"Saat ini ke-2 rekan (kami) menjalani karantina, sehingga tidak bisa hadir pada pleno rekapitulasi suara (hasil Pilkada 2020) tingkat Kota," kata Firman Hidayat.

Selain 2 komisioner itu, Firman menambahkan, satu rekannya yang menjabat sebagai Sekretaris KPU Samarinda, Uni Eka Wirawati juga telah terkonfirmasi virus yang sama.

"Untuk Sekretaris (Uni Eka Wiranti) diketahui hasil tes usap (swab) positif, Selasa 15 Desember, sedangkan 2 komisioner (Dwi Haryono, dan Muhammad Najib sehari berikutnya baru diketahui hasil uji swabnya positif," kata Firman.

Lebih lanjut Firman mengatakan, saat ini ia bersama 2 rekannya yakni Ihsan Hasani dan Nina Mawaddah, KPU Kota Samarinda melaksananakan rapat pleno rekapitulasi penghitungan Pilkada Samarinda 2020 untuk tingkat Kota Samarinda.

Pleno dengan agenda pembacaan hasil rekapitulasi penghitungan suara di masing-masing kecamatan tersebut baru menyelesaikan 5 dari 10 Kecamatan yang ada di Kota Samarinda.

Kelima Kecamatan yang telah selesai diplenokan itu meliputi Kecamatan Sambutan, Samarinda Seberang, Samarinda Kota, Sungai Kunjang, dan Loa Janan Ilir.

Menurut Firman, rapat pleno hasil rekapitulasi suara untuk Pilkada Samarinda dijadwalkan berlangsung 2 hari. Sehingga bila tidak diselesaikan dalam 1 hari (Rabu, 16 Desember), maka akan dilanjutkan besok harinya pada Kamis, 17 Desember (hari ini).

Seperti dilaporkan Antara, sempat terjadi aksi demo di luar gedung saat berlangsungnya rapat pleno di dalam ruangan Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda dengan pengamanan ekstra ketat tersebut.

Massa dari salah satu pendukung pasangan calon (paslon) Pilkada Kota Samarinda tidak bisa masuk ke dalam ruang pleno karena ada pembatasan dari petugas.

Merujuk data KPU, Pilkada Kota Samarinda 2020 ini diikuti 3 pasangan calon (paslon). Pertama, Muhammad Barkati-Muhammad Darlis, kedua pasangan Andi Harun-Rusmadi, serta pasangan Zairin Zain-Sarwono.

Paslon Barkati-Darlis diusung Partai Demokrat, PAN, dan Partai. Untuk paslon Andi Harun- Rusmadi diusung Partai Gerindra, PDIP, PKS, Partai Nasdem, PKB, PPP, dan Hanura.

Sementara, paslon Zairin-Sarwono maju ke Pilkada Kota Samarinda 2020 dari jalur perseorangan atau independen.***