Odong-odong Terjun ke Jurang Angkut Pengiring Pengantin
logo

19 Desember 2020

Odong-odong Terjun ke Jurang Angkut Pengiring Pengantin

Odong-odong Terjun ke Jurang Angkut Pengiring Pengantin


GELORA.CO - Kecelakaan maut odong-odong atau kereta kelinci terjadi di tanjakan Sileses Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kemarin sore. Belasan orang penumpangnya ternyata merupakan pengiring pengantin.
"Orang sini mendapat (menikahi) orang (kecamatan) Karangdadap. Kita habis mengantarkan pengantin prianya ke Karangdadap. Saya ikut, tapi saya naik motor," ujar seorang warga setempat, Wahyudi, kepada detikcom di Puskesmas Bandar 1, Jumat (18/12) malam.

Kecelakaan itu terjadi di tanjakan yang berada di Dukuh Sipule, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Odong-odong itu ditumpangi belasan orang yang mayoritasnya ibu-ibu.


Perjalanan dari Dukuh Sipule, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Batang, berjalan lancar. Namun, tidak disangkanya saat perjalanan pulang, odong-odong rombongan pengantin ini mengalami kecelakaan.


"Saya kebetulan naik motor tidak bareng dengan rombongan. Setelah dari Karangdadap di Pasar Bandar, saya mendahului rombongan," katanya.

Namun, tak lama setelah sampai rumah, dia mendapat kabar kecelakaan itu. Jarak dari rumahnya ke lokasi kecelakaan itu tidak begitu jauh.

Wahyudi mengatakan salah salah seorang korban meninggal yang masih balita merupakan keponakannya. Sedangkan ibu korban balita itu kini masih dirawat di Puskesmas Bandar 1. "Tadinya (korban balita) saya suruh memboceng saya. Namun karena anak-anak dia suka dengan odong-odong akhirnya ikut ibunya (Sumiati) naik odong-odong," ujarnya.


Tiga orang tewas dalam kecelakaan ini yakni Andra (4), Tariyah (60) dan Cupiah (60).

Diwawancara terpisah, Kasatlantas Polres Batang, AKP Doddy Triantoro, mengimbau masyarakat untuk mentaati aturan yang ada demi keselamatan berlalulintas. Dia menegaskan odong-odong tak boleh beroperasi di jalan raya.

"Imbauan pada masyarakat agar senantiasa menaati peraturan lalu lintas terutama untuk bepergian dengan jumlah banyak gunakanlah kendaraan yang laik untuk penumpang. Jangan gunakan kereta kelinci karena tidak semestinya dipakai di jalan raya," imbau Doddy.(dtk)
close
Subscribe