Joe Biden Jadi Presiden Katolik Kedua AS, Dulu JFK Tewas Ditembak
logo

8 November 2020

Joe Biden Jadi Presiden Katolik Kedua AS, Dulu JFK Tewas Ditembak

Joe Biden Jadi Presiden Katolik Kedua AS, Dulu JFK Tewas Ditembak


GELORA.CO - Hasil pemungutan suara Pemilu AS 2020 menyatakan Joe Biden sebagai pemenang pemilu dan akan menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat. Biden menang pemilu setelah berhasil meraih 273 suara elektoral usai memenangkan suara di Pennsylvania, Sabtu (7/11). 

Biden bukan nama baru di dunia politik, sudah hampir setengah abad hidupnya dihabiskan dalam mengabdi kepada publik. Terakhir, dia menjabat sebagai Wakil Presiden AS era Barack Obama sejak 2009 hingga 2017.  

Kini dia akan menjabat sebagai presiden dari kelompok katolik kedua di Amerika Serikat setelah John F Kennedy.  

Jalannya mungkin tidak seterjal JFK, presiden Katolik pertama di Amerika Serikat dalam mencari suara dari kelompok protestan. Di mana terdapat ketegangan terhadap kelompok non-protestan di era saat itu.  

Namun, gaya kampanye Biden dalam merangkul umat Katolik Amerika saat pemilu kemarin perlu diacungi jempol.  

Dia berhasil menggunakan citranya sebagai pemeluk Katolik yang taat dan merangkul agama minoritas lainnya, seperti Islam. 

Biden juga menekankan gaya bicara dengan belas kasih dan kesopanan, berbeda dengan Trump yang garang. 

"Aku akan menjadi kawan dalam terang, bukan kegelapan," ungkapnya setelah dipilih mencalonkan Presiden dari Partai Demokrat. 

Ketika Biden mengumumkan pencalonannya pada April 2019, dia membidik Trump. Dia menambahkan bahwa pemilu ini merupakan pertempuran dalam mengubah jiwa bangsa Amerika secara fundamental. 

"Kami berada dalam pertempuran untuk jiwa bangsa ini, Selamanya dan secara fundamental mengubah karakter bangsa ini," tuturnya, seperti dilansir New York Times. 

Selain dari dirinya sendiri, Senator Kamala Harris yang dipilihnya juga merepresentasikan kelompok dari minoritas.  

Ayahnya adalah seorang imigran dari Jamaika, Ibunya adalah seorang imigran dari India. Menjadikannya wanita kulit hitam pertama dan orang pertama keturunan Asia untuk duduk di kursi Wakil Presiden AS. 

Dalam kampanyenya, dia juga memfokuskan pada isu pandemi, di mana lawannya Trump lemah dengan fokus penanganan tersebut. 

Faktor lain yang berhasil dia lakukan adalah dalam meyakinkan pendukungnya terkait kepemimpinannya yang ideal dalam merumuskan kebijakan penanggulangan virus corona, di mana saat ini masih AS menjadi negara dengan kasus infeksi tertinggi.  

Kebijakan tersebut salah satunya berlandaskan rekomendasi dan saran dari para pakar kesehatan dan ekonomi. Hal yang luput dilakukan oleh Trump selama ini. 

Selain itu dia juga menjanjikan akses secara luas dan gratis. Termasuk pada penyuntikan vaksin corona.  

Kemenangan Joe Biden ini juga memecah rekor Trump dalam usia tertua saat menjabat sebagai Presiden. Nanti saat dilantik pada 20 Januari 2021, Biden akan berusia 78 tahun.  

Sedangkan Trump, 74, adalah orang tertua yang menjabat sebagai presiden ketika dia dilantik pada usia 70 tahun di 2017.

JFK Tewas ditembak

Masa kepemimpinan Kennedy sebagai Presiden ke-35 AS tidak berlangsung lama.

Dikutip dari Kompas.com, 22 November 2019, Kennedy tewas ditembak penembak jitu pada 22 November 1963, tiga tahun setelah terpilih sebagai Presiden.

Pada saat itu, Kennedy sedang melakukan kunjungan ke Dallas, Texas.

Dia berada dalam iring-iringan mobil bersama istrinya, dan Gubernur Texas John Connally yang juga didampingi istrinya.

Sepanjang rute iring-iringan, Kennedy dan Connally melambaikan tangan seraya menyapa warga yang berkerumun di pinggir jalan.

Namun, ketika mobil telah melewati gedung Texas School Book Depository pada pukul 12.30 siang, Lee Harvey Oswald menembakkan tiga peluru dari lantai enam gedung itu ke arah mobil yang ditumpangi Kennedy.

Lee Harvey Oswald merupakan mantan marinir AS yang diberhentikan pada 1959.

Akibat tembakan itu, Kennedy dan Connally menderita luka serius.

Kennedy dinyatakan meninggal 30 menit kemudian di Rumah Sakit Dallas Parkland.

Di hari berikutnya, 23 November 1963, ratusan ribu orang memadati jalanan Washington untuk menyaksikan jasad Kennedy dari Capitol Rotunda ke Katedral Katolik St. Matthew.

Setelah menjalani misa, jasad Kennedy kemudian dikuburkan di Pemakaman Nasional Arlington. Dia meninggal dunia di usia yang masih tergolong muda, 46 tahun.

Hingga kini, para sejarawan menilai Kennedy sebagai salah satu figur Presiden yang paling dicintai sepanjang sejarah AS.[]