Biden Masih Memimpin di Pennsylvania dengan Selisih 27 Ribu Suara
logo

7 November 2020

Biden Masih Memimpin di Pennsylvania dengan Selisih 27 Ribu Suara

Biden Masih Memimpin di Pennsylvania dengan Selisih 27 Ribu Suara


GELORA.CO - Keunggulan capres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, atas Presiden Donald Trump sedikit menguat di negara bagian Pennyslvania. Sejauh ini, Biden memimpin perolehan suara dengan selisih mencapai 27 ribu suara dari perolehan suara Trump.

Seperti dilansir Fox News dan Associated Press, Sabtu (7/11/2020), dengan 99 persen suara masuk, Biden unggul dengan 3.334.633 suara (49,63 persen) melawan Trump dengan 3.307.459 suara (49.22 persen). Selisih keduanya mencapai 27.174 suara atau sekitar 0,41 persen.

Data penghitungan sementara itu dirilis Fox News dan Associated Press per Jumat (6/11) malam waktu AS.



Selisih antara Biden dan Trump secara perlahan bertambah, dari yang tadinya Biden hanya unggul 19.500 suara, kini dia sudah unggul 27 ribu suara lebih atas Trump. Aturan negara bagian Pennsylvania mengatur bahwa penghitungan ulang bisa dilakukan jika selisih kedua capres kurang dari 0,5 persen.

Otoritas Pennsylvania masih terus melanjutkan penghitungan suara hingga kini. Dengan situs Sekretaris Negara Bagian Pennsylvania, pada Jumat (6/11) malam, menyebutkan masih ada 102.541 surat suara via pos yang belum dihitung di negara bagian ini, termasuk dari Allegheny County dan Philadelphia County -- basis kuat Partai Demokrat.

Selain itu, terdapat potensi puluhan ribu suara provisional ballots yang masih harus dihitung, meskipun jumlah pastinya belum jelas. Provisional ballots merupakan surat suara yang bisa diminta pemilih jika mengalami kebingungan soal pendaftaran dan membutuhkan verifikasi lebih lanjut. Provisional ballots akan dihitung setelah petugas memverifikasi kelayakannya untuk disertakan dalam penghitungan.


Dengan persaingan yang masih ketat, media-media terkemuka AS belum bisa memproyeksikan pemenang negara bagian ini.

Posisi sementara menunjukkan Biden unggul dengan perolehan 264 electoral votes atas Trump yang baru meraih 214 electoral votes. Dibutuhkan 270 electoral votes -- dari total 538 electoral votes -- untuk bisa memenangkan pilpres AS. Pennsylvania diketahui memiliki 20 electoral votes.(dtk)