Puluhan Buruh Konvoi di Surabaya Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

Puluhan Buruh Konvoi di Surabaya Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO -Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi di Jalan Margomulyo. Mereka konvoi sambil menyuarakan penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Pantauan detikcom sekitar pukul 13.20 WIB, arus lalu lintas sempat tersendat, akibat adanya konvoi tersebut. Selain berorasi, massa buruh juga membagikan selebaran berisi penolakan UU Omnibus Law.

Demo buruh ini mendapat pengawalan dari Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. "Kami hanya mensosialisasikan pada tanggal 8 (Oktober) para pekerja untuk menuntut haknya," kata salah seorang orator di atas mobil komando, Rabu (7/10/2020).



Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyanigrum dan Wakapolres Kompol Anggi Saputra, turun ke jalan memantau aksi buruh. Ganis berharap aksi berjalan tertib dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Pengamanan massa dari kawan-kawan FSPMI, tentunya kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan jalur di titik tertentu. Kita juga mengimbau agar mereka tetap menjalankan protokol kesehatan. Agar tidak terjadi klaster baru," ungkap Ganis.


Untuk menciptakan suasana kondusif di tengah terik matahari, petugas polisi membagikan air mineral kepada massa buruh. "Dalam kegiatan ini, jangan sampai mengganggu dari pada arus lalu lintas. Kita juga tetap melakukan pelayanan terhadap pengguna jalan lain untuk tetap bisa beraktivitas," pungkas Ganis.Selain itu, pihaknya juga meminta para buruh tidak sampai mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain. Mereka mengingatkan buruh agar tidak berjalan terlalu lamban.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita