Budiman Dinilai Tiru Gaya Rocky Gerung Gegara Komentari Penusukan Syekh Ali Jaber -->
logo

14 September 2020

Budiman Dinilai Tiru Gaya Rocky Gerung Gegara Komentari Penusukan Syekh Ali Jaber

Budiman Dinilai Tiru Gaya Rocky Gerung Gegara Komentari Penusukan Syekh Ali Jaber


GELORA.CO - Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko ikut menyoroti kasus penikaman Syekh Ali Jaber. Dia menyebut kasus kekerasan terhadap ulama tidak hanya terjadi sekali.

"Habib di Solo yang melebur dengan kebudayaan Jawa dianiaya ramai-ramai hingga gegar otak setelah dicap kafir, Habib penyeru perdamaian dan persatuan ditusuk di Lampung," ujar @budimandjatmiko di Twitter, Senin (14/9/2020).

Budiman Sudjatmiko menyerukan bahwa seharusnya di Indonesia menjadi tempat aman untuk para Ulama, bukan sebaliknya.

"Indonesia harus jadi tempat aman untuk penyeru-penyeru kebaikan. Bukan jadi tempat nyaman untuk penyeru-penyeru kerusakan!" kata dia.

Kemudian, salah seorang netizen dengan akun @Udien_Marbot ini mempertanyakan apa yang terjadi pada negeri Indonesia.

"Ada apa sebenarnya di negeri ini ?"

Menjawab itu, Budiman menilai ada pihak yang ingin menghancurkan Indonesia.

"Ada yang ingin Indonesia rusuh.. Mereka adalah bocah-bocah tua yang memilih merobek-merobek layangan karena gak bisa merebutnya," ujar Budiman Sudjatmiko.

Namun ternyata, tweet balasan Budiman Sudjatmiko dengan makna kiasan itu dianggap tidak pantas oleh politisi Partai Amanat Nasional dan pegiat media sosial Mustofa Nahrawardaya.

Mustofa Nahrawardaya menyebut jika Budiman Sudjatmiko ingin meniru gaya kiasannya Aktivis Rocky Gerung.

"Mau niru gaya filosofi RG, gak bisa. Gak pas," tulis @TofaTofa_id di Twitter.

Syekh Ali Jaber ditusuk oleh pemuda tak dikenal saat dirinya tengah menghadiri acara wisuda tahfid dan tahfidzdah di Masjid Falahudin Bandar Lampung.

Peristiwa yang mengejutkan semua jamaah itu berlangsung cukup cepat. Namun beruntung serangan itu tidak merenggut nyawa Syekh Ali Jaber.

"Allah SWT takdirkan ada orang datang dan Allah selamatkan saya dari upaya pembunuhan. Dan Allah takdirkan tusukan kena tangah sebelah kanan," kata Syekh Ali Jaber dalam channel youtubenya, Minggu (13/9/2020).

Menurut Ali Jaber, tusukan itu cukup keras dan kuat sehingga lukasnya cukup dalam di tangan bagian atas sebelah kanan. Dia pun masih bersyukur karena tusukan itu bukan di bagian leher.[]