Ancaman Non Militer di Depan Mata, Eks Staf Ahli Panglima TNI Minta RR Pimpin Indonesia -->
logo

19 Agustus 2020

Ancaman Non Militer di Depan Mata, Eks Staf Ahli Panglima TNI Minta RR Pimpin Indonesia

Ancaman Non Militer di Depan Mata, Eks Staf Ahli Panglima TNI Minta RR Pimpin Indonesia

GELORA.CO - Begawan Ekonomi Rizal Ramli kembali kedatangan kelompok masyarakat untuk mengadukan kondisi terkini yang mereka rasakan dan lihat dari apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Kali ini, Sosok yang kerab disapa RR ini disambangi Forum Komunikasi Patriot Peduli Bangsa yang dipimpin oleh Eks Staf Ahli Panglima TNI Deddy S. Budiman.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Deddy membawa rombongannya yang juga para Purnawirawan TNI sebanyak sembilan orang.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh RR di kantornya, di Jalan Tebet Barat Dalam IV, Jakarta Selatan, Rabu (19/8).

Saat memberikan kata sambutannya, Deddy menyampaikan kondisi negara saat ini telah dan tengah mengalami ancaman yang bukan berkaitan dengan persoalan militer.

"Jadi ancaman yang paling menonjol sekarang ini adalah ancaman non militer," ujar Deddy memaparkan.

Lebih dalam lagi, Deddy menyebutkan ancaman non militer yang dia maksudkan. Diantaranya seperti ancaman krisis ekonomi, politik, dan regulasi.

"Kita ketahui bersama ancaman non militer sudah jelas sekali, di bidang ekonomi, di bidang politik, apalagi dalam waktu dekat ini adalah RUU HIP dan RUU BPIP," tuturnya.

"Bayangkan ini Pancasila mau diubah menjadi trisila dan ekasila. Ini akan menimbulkan konflik horizontal dan konflik vertikal," sambungnya.

Karena itu, Deddy mengharapkan dan meminta kepada mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) itu untuk memimpin Indonesia.

Para purnawirawan itu  meyakini dengan kepemimpinan Rizal Ramli dapat mencegah terjadinya ancaman krisis.

"Kami sampaikan ke beliau harapan kami beliau berkenan untuk memimpin kami-kami ini mengarahkan harus berbuat apa untuk menghadapi ancaman non militer," harapnya.  

"Nah untuk itu saya datang kesini untuk menemui beliau. Semoga beliau berkenan dengan memimpin kami-kami ini," demikian Deddy S. Budiman. (*)