Nyamuk Juga Pilih-Pilih, Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk? -->
logo

14 Juli 2020

Nyamuk Juga Pilih-Pilih, Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk?

Nyamuk Juga Pilih-Pilih, Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk?

GELORA.CO - Ada banyak teori tentang mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk. Orang yang lebih besar, yang mengeluarkan lebih banyak CO2, peminum bir, dan orang yang suka berkeringat, dianggap lebih menarik bagi nyamuk.

Dilansir dari Bright Side, genetika dan kimia tubuh seseorang adalah kunci untuk memahami daya tarik nyamuk terhadap manusia. Secara statistik, hanya sekitar satu dari sepuluh orang yang secara khusus menarik bagi nyamuk.

Lalu, mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk?

Mari kita lihat apa yang dicari nyamuk ketika mereka mendarat di kulit kita. Kita tahu bahwa hanya nyamuk betina yang akan menggigit, karena mereka membutuhkan darah mamalia untuk memberi makan telur mereka.

Di Amerika, dikatakan peneliti bahwa terdapat 150 spesies nyamuk, dan masing-masing spesies memiliki preferensi untuk memperbaiki darah ideal mereka.
Eksperimen telah membuktikan ini, dan para ilmuwan telah menguji preferensi berbagai spesies nyamuk dan mendapatkan hasil yang bervariasi.

Nyamuk sangat pemilih dan mereka menginginkan yang terbaik untuk telurnya. Manusia memproduksi bahan kimia dan mikroba yang membentuk bau tubuh unik pada masing-masing orang. Nyamuk tahu persis campuran kimia yang tepat dan baunya, karena ini secara akurat mewakili darah yang mereka inginkan. Nyamuk juga dapat mendeteksi aroma yang menarik ini hingga 30 meter jauhnya.

Apa yang membentuk campuran kimia pada bau manusia?

Bayangkan saja manusia memiliki 100 triliun mikroba, sepuluh kali lipat dari jumlah sel manusia yang kita miliki. Dan manusia memiliki tanda tangan mikroba yang unik, yang sebagian besar disebabkan oleh genetika. Ini akan menentukan jenis bakteri apa yang kita inangi di usus dan tubuh kita.

Mikroba ini adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia, jadi sering mencuci tidak akan mengubah keberadaan mikroba ini. Dan itu juga tidak akan menghalangi nyamuk untuk tidak mendekat, karena indra penciuman mereka sangat tajam.

Golongan darah manusia juga menjadi faktor

Nyamuk mengejar darah, dan jika baunya tepat, Anda akan menjadi sasarannya. Dalam satu percobaan terbatas, ditemukan bahwa nyamuk lebih menyukai orang-orang dengan golongan darah O dua kali lebih banyak daripada manusia yang memiliki golongan darah A.

Dalam 85% kasus, manusia benar-benar mengirim sinyal kimia yang menunjukkan golongan darah yang mereka miliki kepada nyamuk.

Jadi, apa yang membuat darah seseorang terasa lebih 'lezat' untuk nyamuk?

Lebih banyak keringat dan karbon dioksida telah disebutkan sebelumnya. Tetapi, hasil dari percobaan tidak selalu konsisten. Ini terutama disebabkan oleh banyak spesies yang berbeda dan mekanisme pembuatan bau yang sangat kompleks yang dimiliki setiap manusia.

Asam laktat tampaknya menjadi daya tarik yang pasti bagi sebagian besar spesies nyamuk. Ketika Anda makan makanan tertentu, seperti keju, kedelai, yogurt dan acar sayuran, dan melakukan olahraga yang kuat, Anda akan memiliki lebih banyak asam laktat di kulit Anda. Itu sangat menarik bagi beberapa spesies nyamuk.

Dan, jangan percaya kalau ada orang yang mengatakan dirinya tidak pernah digigit nyamuk!

Faktanya adalah bahwa lebih banyak orang digigit nyamuk daripada yang Anda kira. Itu semua karena reaksi; orang bereaksi dengan cara yang berbeda pada nyamuk yang meninggalkan air liur ketika mengisap darah mereka.

Ini tergantung pada reaksi lingkungan dan alergi. Semakin banyak orang digigit, tetapi karena mereka tidak memiliki gejala, mereka yakin bahwa mereka tidak menarik bagi nyamuk.

Singkatnya, genetika dan campuran kimia atau mikroba kita menentukan apakah kita akan digigit nyamuk atau tidak. Tampaknya ada hubungan antara ini dan golongan darah seseorang. Jumlah CO2, bawang putih, atau alkohol yang kita konsumsi, atau pakaian berwarna gelap, semuanya merupakan faktor sekunder, tetapi dapat membantu mencegah nyamuk.

Cara praktis untuk mengusir nyamuk

Beberapa tindakan pencegahan sederhana dapat membantu agar Anda tidak digigit nyamuk. Misalnya, menutupi bagian kulit yang paling terbuka.

Anda juga dapat meletakkan rempah-rempah dan tanaman di kebun atau di balkon Anda yang dapat mengusir nyamuk.

Hindari keluar saat kelembapan udara berada di puncaknya, yaitu saat pagi dan sore hari. Ini juga waktu ketika angin mereda, yang memberi nyamuk kondisi melayang yang lebih baik.[sc]