Bantah Argumen Denny Siregar, Abdilah Toha: Tidak Benar Warga Solo Mendesak Gibran Maju Pilkada
logo

23 Juli 2020

Bantah Argumen Denny Siregar, Abdilah Toha: Tidak Benar Warga Solo Mendesak Gibran Maju Pilkada

Bantah Argumen Denny Siregar, Abdilah Toha: Tidak Benar Warga Solo Mendesak Gibran Maju Pilkada

GELORA.CO - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha membatah pernyataan pegiat media sosial Denny Siregar bahwa warga Solo mendesak putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wali kota.

Abdillah mengatakan, justru warga Solo sejak awal menolak Gibran maju sebagai calon wali kota. Dia menduga Gibran maju karena keinginan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

"Bung @Dennysiregar7 argumen Anda lemah kali ini. Saya orang Solo. Tidak benar warga Solo mendesak Gibran maju. Malah mereka awalnya menolak, tapi gagal melawan maunya bos," kicau Abdillah Toha menggunakan akun Twitter @AT_AbdillahToha, Kamis (23/7/2020).

Menjawab bantahan itu, Denny menuturkan bahwa pernyataannya merujuk hasil survei. Namun, dia tidak menjelaskan lembaga survei apa yang dimaksud.

"Saya juga melihat fakta bahwa hasil survei memilih Gibran, dan wajar @PDI_Perjuangan melihat hasil survei bukan karena "kemauan bos"," tegas Denny.

Di kicauan berbeda, Abdillah Toha mengatakan bahwa Solo merupakan basis suara PDIP. Dia memprediksi siapa saja yang dicalonkan PDIP hampir dipastikan menang.

"Solo itu gudangnya PDIP dan sangat loyal. Siapapun yang dicalonkan hampir pasti menang. Masalahnya kenapa calonkan Gibran yang belum punya trek sama sekali. Bung DS, kalo sayang Jokowi, mari jangan jerumuskan beliau. Sekali-kali boleh kritik beliau agar selamat," tutur Abdillah.

Menyikapi itu, Denny mengaku siap mengkritik Jokowi secara objektif. Namun, terkait majunya Gibran sebagai calon wali kota dia enggan mengkritiknya.

"Saya kritik @Jokowi pada tempatnya, bapak. Tapi bukan pada posisinya sebagai seorang ayah yang memberikan kebebasan pilihan pada anaknya. Saya juga begitu soalnya. Anak saya bebas mau milih jadi seperti saya, atau beda dengan saya. Asal jangan jadi kadrun saja, pasti saya libas pantatnya," pungkasnya.[]