Pejabat Disdik di Sumut yang Pingsan di Mobil saat Selingkuh Dicopot
logo

6 Juni 2020

Pejabat Disdik di Sumut yang Pingsan di Mobil saat Selingkuh Dicopot

Pejabat Disdik di Sumut yang Pingsan di Mobil saat Selingkuh Dicopot

GELORA.CO - Warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, digegerkan dengan kejadian seorang pria dan wanita yang pingsan dengan mulut berbusa dan tanpa celana dalam sebuah mobil, Kamis (4/6) malam. Keduanya merupakan ASN Dinas Pendidikan (Disdik) di Asahan yang diduga terlibat perselingkuhan. 

Diketahui keduanya telah memiliki suami dan istri masing-masing. Keduanya juga telah memiliki jabatan yang cukup tinggi di lingkungan Disdik. ASN pria berinisial ZL (37) merupakan Korwil Disdik Kecamatan Rawan Panca Argawarga, sedangkan ASN wanita berinisial HA (39) merupakan Bendahara Disdik di Kecamatan Meranti.  

Atas kejadian memalukan ini, Disdik Kabupaten Asahan mencopot jabatan keduanya, karena dinilai mencoreng nama baik institusi pendidikan. 

“Yang pasti jabatan keduanya kita copot dua-duanya, jabatannya baik yang kordinator kecamatan dan yang satu bendahara pembantu,’’ ujar Kepala Disdik Kabupaten Asahan, Sofyan, saat dikonfirmasi, Jumat (5/6).  

Untuk proses pencopotan jabatan, Sofyan akan melaporkan lebih dulu peristiwa memalukan itu kepada bupati dan inspektorat. 

“Mereka kan ASN ada mekanisme ASN yang digunakan, yang pasti kita sudah sampaikan ke inspektorat untuk ditindaklanjuti, untuk di BAP kalau mereka udah sehat. Kini, keduanya masih dirawat di rumah sakit,” ujar Sofyan. 

Kejadian ini bermula dari sebuah video viral berdurasi 16 detik memperlihatkan seorang pria dan wanita pingsan dengan mulut berbusa dan tanpa celana di dalam sebuah mobil di Jalan Pabrik Benang, Kecamatan Kisaran, Asahan. 

Kejadian itu diketahui warga karena curiga dengan keberadaan mobil Kijang Innova berpelat BK 1746 BC masih berada di lokasi hingga pukul 22.00 WIB malam. Selanjutnya warga melaporkan ke polisi.  

Saat ditemukan, pria tersebut sedang dalam keadaan terduduk, sementara wanitanya tidur telentang. Selanjutnya pria dan wanita itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS).  

Dugaan sementara pihak rumah sakit, keduanya pingsan karena keracunan gas karena kondisi mobil yang masih hidup. Kepolisian pun tengah menyelidiki penyebab pasti keduanya pingsan di dalam mobil dengan mulut berbusa. (*)