Langkah China Kerahkan Petarung MMA Usai Bentrok Maut Vs India
logo

29 Juni 2020

Langkah China Kerahkan Petarung MMA Usai Bentrok Maut Vs India

Langkah China Kerahkan Petarung MMA Usai Bentrok Maut Vs India

GELORA.CO -Bentrok antara tentara India dan China di perbatasan kedua negara, menyisakan cerita. India pamer kekuatan, China kini kerahkan petarung seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA) ke TKP.
Perselisihan tersebut terjadi pada Sabtu (9/5) lalu. Tujuh serdadu China dan empat serdadu India mengalami cedera, kata seorang pejabat militer di dekat sektor Naku La, Negara Bagian Sikkim, India, di dekat perbatasan China.

Para komandan kedua kubu kemudian berunding untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi hari Sabtu (09/05) lalu. Dilansir AFP, pertempuran itu terjadi di sebuah lembah berbatu di Galwan. Lokasi medan perang itu berada di antara wilayah China dan wilayah Landakh di India.

Kedua pihak bertarung dengan tangan kosong dan bebatuan. India mengatakan 20 prajuritnya tewas dalam pertempuran kombat yang brutal itu, sementara jumlah korban dari pihak China sampai saat ini belum diketahui. Kedua pihak saling menyalahkan terkait bentrok ini.

Terbaru, militer India mengerahkan jet tempur untuk mempertahankan wilayah tersebut.

Dilansir AFP, kedua pihak sama-sama berusaha keras merebut wilayah Galwan, wilayah perbatasan yang menjadi rebutan India dan China. Sebagai wujud nyata, India bahkan menumpuk pasukan militernya di lembah tersebut, termasuk mengerahkan jet tempur.

Jet India lepas landas dari sebuah pangkalan militer di Leh, India, pada Rabu (24/6). Pesawat temput itu menuju ke perbatasan pegunungan Himalaya yang berjarak 240 kilometer.

Ada juga pos-pos pemeriksaan di jalan-jalan utama di luar Leh. Hiruk-pikuk aktivitas militer tampak di sekitar kota.

"Kami sekarang memiliki kekuatan yang baik di daerah itu," kata seorang komando tentara India yang enggan disebut namanya.

Di sisi lain, laporan media pemerintah menyebut China memperkuat pasukannya di dekat perbatasan dengan mengirimkan pendaki gunung dan petarung seni bela diri campuran.

Dilansir AFP, Minggu (28/6), surat kabar militer resmi China National Defense News melaporkan lima divisi milisi baru, termasuk mantan anggota tim estafet obor Olimpiade Gunung Everest dan petarung dari klub seni bela diri campuran (mixed martial arts atau MMA) datang untuk inspeksi di Lhasa pada 15 Juni.

Media penyiaran China, CCTV, menampilkan cuplikan ratusan pasukan baru yang berbaris di ibukota Tibet

Dilaporkan National Defense News China, Komandan Tibet Wang Haijiang mengatakan, perekrutan Enbo Fight Club akan 'sangat meningkatkan kekuatan organisasi dan mobilisasi' pasukan serta 'respons cepat dan kemampuan dukungan' mereka. Namun, Wang Haijiang tak secara eksplisit mengonfirmasi penyebaran pasukan baru tersebut dengan ketegangan di perbatasan itu.

Bentrok antara pasukan China dan India adalah konfrontasi yang paling keras dalam beberapa dekade di wilayah Ladakh yang berjarak 1.300 kilometer.(dtk)