PM Modi Sampaikan Ungkapan Duka Cita Atas Kecelakaan Pesawat Pakistan
logo

23 Mei 2020

PM Modi Sampaikan Ungkapan Duka Cita Atas Kecelakaan Pesawat Pakistan

PM Modi Sampaikan Ungkapan Duka Cita Atas Kecelakaan Pesawat Pakistan

GELORA.CO - Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan duka cita atas kecelakaan Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) yang jatuh di kawasan perumahan di sebelah selatan Kota Karachi, Pakistan pada Jumat, (22/5).
Melalui akun Twitternya, Modi berharap kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan dan pemulihan bagi yang korban luka-luka.  

“Sangat sedih dengan hilangnya nyawa karena kecelakaan pesawat di Pakistan. Kami turut berduka cita kepada keluarga yang meninggal, dan berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka,” kata Narendra Modi, Jumat (22/5), seperi dikutip dari Times Of India.

Cuitan Perdana Menteri India Narendra Modi melalui akun pribadinya @narendramodi menjadi salah satu yang populer di Twitter. Modi juga berharap otoritas setempat bisa mencari tau penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Selain Modi, ungkapan duka cita juga disampaikan oleh politikus India, Rahul Gandhi melalui akun Twitter resminya @RahulGandhi. Dia mendoakan agar keluarga penumpang beserta awak pesawat yang meninggal diberikan ketabahan.

“Saya menyesal mendengar tentang kecelakaan udara di Pakistan di mana banyak nyawa telah hilang. Berita para penyintas adalah secercah harapan dan saya berdoa semoga ada banyak kisah ajaib tentang bertahan hidup malam ini. Belasungkawa terdalam saya kepada keluarga mereka yang telah meninggal,” ujarnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menulis ungkapan duka citanya. Melalui akun Twitternya Imran menyampaikan dia menghargai upaya pihak maskapai PIA.

"Terkejut & berduka atas kecelakaan PIA. Saya tersentuh dengan CEO PIA Arshad Malik, yang langsung terbang ke Karachi & tim penyelamat di lapangan di mana upaya ini adalah prioritas saat ini. Penyelidikan sesegera mungkin akan dilakukan. Doa & duka cita saya sampaikan pada para keluarga yang ditinggalkan," tulis Imran.

Sejauh ini, penyelidikan menyebutkan sedikitnya ada 30 korban meninggal dalam peristiwa itu. Dikutip dari Reuters , pesawat dengan nomor penerbangan PK 8303 itu mengangkut 99 penumpang serta delapan kru, sementara otoritas penerbangan sipil menyebut jumlah orang di dalam pesawat itu adalah 99 orang.

Di dalam pesawat itu ada anak-anak dan lansia.

Juru bicara PIA Abdullah H. Khan, dalam sebuah video pernyataan resmi menyampaikan pesawat mengalami kendala teknis. (Rmol)