Kakak Pupung Ungkap Aulia Kesuma Sempat Minta Dibuatkan Akta Waris -->
logo

13 Februari 2020

Kakak Pupung Ungkap Aulia Kesuma Sempat Minta Dibuatkan Akta Waris

Kakak Pupung Ungkap Aulia Kesuma Sempat Minta Dibuatkan Akta Waris

GELORA.CO - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kembali menggelar sidang terhadap 2 eksekutor yang membantu Aulia Kesuma dalam membunuh Edi Candra Purnama (Pupung) dan korban Muhammad Adi Pradana (Dana). Sidang tersebut dijadwalkan mendengarkan keterangan saksi.

Dalam persidangan, dihadirkan dua orang saksi yakni Nany Sadili dan Asoka Wardana yang merupakan kakak dari Pupung. Keduanya mengaku tidak mengenal dua eksekutor yang membunuh adiknya.

Namun, dalam persidangan keduanya menceritakan Aulia sempat meminta dibuatkan akta waris untuk anaknya Rena. Pernyataan ini disampaikan oleh Pupung kepada Nany dan Asoka usai hari raya lebaran 2019.

"Aulia ini ingin minta dibuatkan akta waris untuk Rena, anak dari hasil perkawinan yang kedua ini. (Disampaikan) Almarhum saat ke rumah kakak saya (Asoka), setelah lebaran 2019," ujar Nany dalam persidangan di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (13/2/2020).

Namun Nany menyebut, Pupung menolak permintaan Aulia.

"Adik saya menolak, kan tidak perlu dibikin akta waris. Akhirnya warisan akan jatuh juga kepada kedua anaknya," kata Nany.

Tidak hanya itu, Nany juga menyebut Aulia memiliki sifat emosional. Menurutnya, sifat ini sudah diketahui sejak lama oleh keluarga.

Nany menyebut, Pupung sempat memintanya mendengarkan Aulia saat sedang marah melalui telepon. Ketika itu, menurut Nany terdengar suara bantingan piring hingga teriakan Aulia.

"Tapi terakhir-terakhir ini saya nggak tahu, kok dia (Pupung) coba dengerin nih kalau Aulia sedang marah. Kami cuman dengerin ya, cuma mendengar suara piring dibanting, dia (Aulia) teriak-teriak itu memang ada," sambungnya.

Dia juga mengatakan, Pupung kerap memilih diam bila sedang bertengkar dengan Aulia.

"Adik saya cerita ini kalau udah bertengkar itu saya lebih baik diam, tapi saya betul-betul baru tahu ketika adik saya itu memberikan suruh mendengarkan di telepon bagaimana kalau Aulia itu sedang marah," tuturnya.(dtk)