12 Warga DKI Akan Pulang dari Observasi, Pemprov: Jangan Takut Berinteraksi
logo

14 Februari 2020

12 Warga DKI Akan Pulang dari Observasi, Pemprov: Jangan Takut Berinteraksi

12 Warga DKI Akan Pulang dari Observasi, Pemprov: Jangan Takut Berinteraksi

GELORA.CO - Sebanyak 12 warga DKI Jakarta akan pulang dari masa observasi virus Corona di Natuna. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta agar masyarakat tidak takut untuk berinteraksi dengan 12 warga tersebut.
"Jadi tidak perlu khawatir kepada kita semua, keluarga, kepada tetangga, dan juga, biasa saja. Nggak perlu ketakutan sama sekali karena sudah dipastikan mereka sehat," ucap kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dwi Oktavia Handayani, saat dihubungi, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, Kementerian Kesehatan sudah melakukan observasi. Sehingga, bisa dipastikan mereka bebas dari virus Corona.

Prinsipnya, kalau sudah selesai karantina sudah di Kementerian Kesehatan yang pantau dan pastikan kesehatan mereka, pasti sudah fit secara kesehatan, jadi tidak usah khawatir," kata Dwi.

Setelah orang-orang yang dikarantina pulang pada Sabtu (15/2), tidak ada lagi pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan DKI. "Kemenkes sudah lakukan di Natuna," kata Dwi.

Sebanyak 238 WNI yang diobservasi di Lanud Raden Sadjad, Natuna akan selesai menjalani observasi pada Sabtu akhir pekan ini.

Dirangkum detikcom, para WNI itu dievakuasi dari Wuhan, China yang menjadi pusat virus corona pada Minggu (2/2) lalu. Mereka harus menjalani observasi selama 14 hari sesuai aturan dari protokol World Health Organization (WHO).

Masa observasi WNI selama 14 hari akan berakhir pada Sabtu (15/2) akhir pekan ini. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto awalnya menyebut teknis pemulangan 238 WNI ke daerah masing-masing masih dikoordinasikan.

Jadi Sabtu ini kalau tanggal 15 itu berarti selesai ya. Tapi kita masih rapat koordinasi kan untuk bagaimana teknik pemulangannya dan sebagainya itu kan perlu dikoordinasi pakai pesawat apa, ke mana mereka punya alamat sendiri-sendiri," kata Terawan di Grand Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Berikut ini data lengkap provinsi asal 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan:

1. Aceh 12 orang
2. Bali 2 orang
3. Banten 6 orang
4. Bengkulu 2 orang
5. DI Yogyakarta 2 orang
6. DKI Jakarta 12 orang
7. Gorontalo 1 orang
8. Jakarta 1 orang
9. Jambi 5 orang
10. Jawa Barat 13 orang
11. Jawa Tengah 9 orang
12. Jawa Timur 68 orang
13. Kalimantan Barat 4 orang
14. Kalimantan Selatan 7 orang
15. Kalimantan Tengah 4 orang
16. Kalimantan Timur 14 orang
17. Kalimantan Utara 21 orang
18. Kepulauan Riau 2 orang
19. Lampung 1 orang
20. NTB 3 orang
21. Papua 6 orang
22. Papua Barat 8 orang
23. Riau 6 orang
24. Sulawesi Barat 2 orang
25. Sulawesi Selatan 17 orang
26. Sulawesi Tengah 2 orang
27. Sulawesi Tenggara 4 orang
28. Sumatera Barat 1 orang
29. Sumatera Selatan 1 orang
30. Sumatera Utara 2 orang(dtk)
Loading...
loading...