Mendadak Seorang Pria Serahkan Uang buat Sandiaga Uno
logo

10 Desember 2018

Mendadak Seorang Pria Serahkan Uang buat Sandiaga Uno

Mendadak Seorang Pria Serahkan Uang buat Sandiaga Uno

GELORA.CO - Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno mendapat kejutan usai makan siang di kediaman pengasuh Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Mustafa Bakri Nasution, di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin (10/12).

Seorang pria bernama Barkhan tiba-tiba mendekati mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut dan menyerahkan sebuah amplop berisi uang. “Ini pak untuk dana kampanye, semoga bermanfaat,” ujar Barkhan.

Sandi tentu saja kaget dengan hal tersebut. Dia terharu dan kemudian mengucapkan terima kasih pada Barkhan.

“Saya terima uang ini dan akan saya laporkan ke Badan Pemenangan Nasional biar tercatat sebagai sumbangan kampanye. Nama bapak akan tertulis di situ," ucapnya.

Sandi kemudian berjanji akan menjaga amanah yang diberikan masyarakat, jika bersama calon presiden Prabowo Subianto nantinya terpilih di Pilpres 2019.

Lebih lanjut Sandi juga menyatakan rasa syukur, karena makin banyak masyarakat yang terpanggil untuk menyumbang uang dengan ikhlas, untuk pemilu yang lebih baik. Menurut Sandi, hal tersebut memacunya untuk bekerja lebih keras menyapa, mendengar dan menampung aspirasi masyarakat.

“Hal-hal seperti ini yang membuat saya ingin bekerja keras lagi. Sampai hari ini sudah 800 titik lebih, insyaallah ini komitmen kami untuk menjadi pemimpin yang mendengar,” katanya.

Sandi diketahui berkunjung ke Ponpes Musthafawiyah Purba Baru untuk menghadiri tabligh akbar. Dalam sambutannya Sandi mengajak para santri dan santriwati menerapkan filosofi yang disebutnya sebagai FAST (Fathonah, Amanah, Sidiq dan Tabliqh).

“Para santri harus mengamalkan empat kata ini, yakni fathonah, amanah, shidiq dan tabligh. Bisa cepat bertindak dan bepikir, agar tidak tertinggal dan mampu bersaing dalam industri 4.0. Para santri harus menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja,” pungkas Sandi. [jpn]

Loading...
loading...