Momen Quraish Shihab Enggan Tanggapi Najwa Shihab hingga Pancing Tepuk Tangan dan Tertawaan Majelis
logo

20 November 2018

Momen Quraish Shihab Enggan Tanggapi Najwa Shihab hingga Pancing Tepuk Tangan dan Tertawaan Majelis

Momen Quraish Shihab Enggan Tanggapi Najwa Shihab hingga Pancing Tepuk Tangan dan Tertawaan Majelis


GELORA.CO - Najwa Shihab dan ayahnya, Quraish Shihab berkesempatan memberikan ceramah soal Maulid Nabi.

Ceramah yang dihadiri ratusan orang tersebut, turut diungah Najwa Shihab melalui YouTube miliknya, Najwa Shihab, Senin (19/11/2018).

Sesi ceramah tersebut, dibuat mirip sesi talkshow, Najwa bertanya terkait Maulid Nabi dan Quraish Shihab menjawab.

Namun, ada pertanyaan dari Najwa yang ditolak dan Quraish Shihab enggan menjawab pertanyaan tersebut.

Hal itu bermula saat Najwa bertanya soal akhlak-akhlak Nabi yang patut untuk diteladani.

Quraish menjawab bahwa akhlak hidup nabi yang bisa diteladani di antaranya soal hidup Nabi Muhammad yang mesra dan penuh cinta.

"Banyak sekali dalam kehidupan keseharian Nabi yang menunjukkan betapa luhur akhlak beliau," ujar Quraish Shihab.

Lalu, cendekiawan tersebut juga mencontohkan sikap saling memafkan dari Nabi Muhammad.

"Sebelum orang minta maaf, beliau (Nabi Muhammad) sudah minta maaf, kita sekarang ada kita orang sudah minta maaf tapi gak mau dimaafkan sehingga image tentang islam itu amat buruk," kata Quraish Shihab.

Najwa Shihab menyela dengan mempertanyakan soal demo.

"Udah minta maaf tapi tetap demo ya Bi (Abi) ?," tanya Najwa mencela.

Quraish Shihab pun enggan menanggapi pertanyaan soal demo dari Najwa.

"Aa saya tidak mau bicara demo," jawab Quraish Shihab cepat dan sambil tertawa.

"Gak papa Nana (Najwa Shihab) aja yang ngomong," jawab Najwa menanggapi.

Jawaban dari Quraish Shihab pun dibalas tepuk tangan dan tertawaan dari majelis yang turut hadir.

Setelahnya, Quraish Shihab melanjutkan soal keteladanan dari sifat dan akhlak Nabi Muhammad.

Lihat videonya:



Sebelumnya, dalam acara yang sama, Quraish Shihab juga mengkritik keras perayaan Maulid Nabi yang diadakan secara berlebihan.

Saat itu Najwa Shihab menanyakan terkait sejak kapan Maulid Nabi diperingati.

Quraish Shihab lantas menjelaskan bahwa sejak rosul lahir, hal itu sudah dirayakan sebagai ucapan syukur.

"Ini bisa dijawab dengan dua jawaban yang berbeda, kita bisa berkata bahwa Nabi SAW bersyukur dengan kelahiran beliau, cara beliau bersyukur dengan berpuasa pada hari Senin, karena itu adalah hari kelahirannya, bukan hanya Rosulullah, Nabi Isa pun juga melakukan puasa di hari kelahirannya," ujar Quraish Shihab.

Quraish Shihab lantas menjelaskan terkait perayaan Maulid Nabi.

"Kalau kita lihat perayaan-perayaan, ada aneka hiasan, itu baru dimulai pada zaman dinasti Abbasiyah pada pemerintahan Alhakim dia merayakan Maulid Nabi dengan keluar dengan permaisurinya dengan pakaian yang indah, dari sini hingga sampai sekarang di Mesir membuat boneka dari manisan,sebagai peringatan sebagai pendidikan untuk anak-anak" kata Quraish Shihab.

Setelah itu, Quraish Shihab menceritakan perayaan Maulid Nabi di Sulawesi Selatan.

Quraish Shihab lantas menjelaskan bahwa Allah memerintahkan untuk bergembira merayakan Maulid.

Saat ditanya terkait perayaan, Quraish Shihab menjelaskan bahwa saat ini ada perkembangan yang membuat positif maupun negatif.

"Yang negatif kita tolak, di Mesir ada acara nyanyi-nyanyian, tari-tarian yang tidak dibenarkan, tapi inti dari perayaan Maulid sebenarnya adalah memperkenalkan Nabi Muhammad, karena anda tidak kenal maka anda tidak cinta," ujar Quraish Shihab yang dikutip dari Tribun Jateng.

Setelah itu, Quraish Shihab blak-blakan sering mengkritik perayaan Maulid Nabi yang sering berlebihan.

"Maaf saja saya sering mengkritik sehingga ada orang beranggapan bahwa saya tidak suka acara Maulid, makan besar-besaran habis jutaan hingga belasan juta, padahal lingkungannya butuh klinik, butuh taman baca, itu lebih baik disalurkan daripada menghabiskan untuk perayaan berlebihan," ujarnya.

Saat ditanya Maulid Nabi adalah bid'ah, Quraish Shihab memberi penjelasan.

"Iya betul ada yang mengatakan, tapi ada hal yang bisa dipertemukan, kalau kita berkata Maulid adalah ibadah murni, maka perayaan Maulid bukan ibadah murni, karena nabi tidak menganjurkan dalam bentuk ibadah murni, tetapi kalau kita katakan itu ibadah mendapatkan pahala orang yang memperingatinya, yang mengenalkan Nabi Muhammad SAW, maka dia dapat ganjaran, jangankan menceritakan nabi, hubungan mesra suami istri aja ibadah," ujar Quraish Shihab.

Mendengar pernyataan ayahnya terkait perayaan Maulid Nabi, Najwa Shihab tampak tertegun dengan ceramah tersebut.

Quraish Shihab lantas menjelaskan bahwa perayaan ulang tahun diperbolehkan karena sebagai ucapan syukur, namun ketika sudah berlebihan maka itu yang tidak boleh.

Lihat videonya:



Loading...

Komentar Pembaca

loading...