Keok di DKI & Sumut, Djarot Nyaleg; Netizen: Makin Sering Kalah, Makin Semangat, Biar Balik Modal
logo

21 Oktober 2018

Keok di DKI & Sumut, Djarot Nyaleg; Netizen: Makin Sering Kalah, Makin Semangat, Biar Balik Modal

Keok di DKI & Sumut, Djarot Nyaleg; Netizen: Makin Sering Kalah, Makin Semangat, Biar Balik Modal


GELORA.CO - Sejumlah calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung PDIP dan kalah pada Pilkada serentak 2018, banting setir menjadi bakal calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019.

Cagub dan cawagub PDIP yang menjadi bacaleg itu ialah Djarot Saiful Hidayat –Sihar Sitorus (Pilkada Sumatera Utara), TB Hasanuddin – Anton Charliyan (Pilkada Jawa Barat), dan Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno (Pilkada Jawa Timur).

“Pak Djarot Saiful Hidayat kami calonkan dari Dapil Sumut 3,” kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018). 

Sementara Anton Charliyan didaftarkan oleh PDIP di dapil Jawa Barat 11. PDIP ingin suara yang sudah didapat pada pilkada lalu terus dijaga demi Pemilu 2019.

“Puti Guntur Nomor 2 di Dapil Jatim 1 bersama dengan Pak Bambang DH,” katanya.

Kabar pencalonan Djarot mendapat sorotan dari warganet. Pasalnya, Djarot beberapa kali gagal di Pilkada DKI dan Sumut.

Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon ternyata satu Dapil dengan Djarot. 

“Satu Dapil aku dgn Djarot di Sumut 3. Benar! Malah karena aku tdk dukung @jokowi ini, skrg orang Batak lebih memilih dia dibanding aku yg jelas orang BATAK! Hehe.. Ya sudahlah. Itulah dinamika Pemilu. Saudara sendiri tdk memilih mungkin saudara lain yg akan memilih. Nikmati aja,” tulis Jansen membalas komentar netizen.

“djarot sdh kalah di dki pergi ke sumatra kalah lgi dan nyaleg disitu.. insyaAllah ttp kalah…
semangat bang semoga keberuntungan di pihak anda.. semangat,” balas akun @alexa79key.

“Jadi Pak Djarot ini setelah kalah di Pilkada DKI, kalah juga di Pilkada SuMut trus sekarang nyaleg dengan Dapil SuMut III. Pen beut jadi pejabat keknya Bapaknyah,” komentar @m_pu4d. 

“Haduh. Kayak penjudi bang. Makin sering kalah, makin semangat main lagi. Biar balik modal.” balas akun @atmorejoo.

Sebagai informasi, di Pilkada DKI, Djarot maju mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon wakil gubernur. Tetapi suara Ahok-Djarot kalah diputaran kedua oleh pasangan Anies-Sandi. 

Kemudian di Pilkada Sumut, Djarot juga kalah oleh pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. Saat itu Djarot berpasangan dengan Sihar Sitorus. [swa]

Loading...
loading...