Bahrun Naim Tewas, RI Terimakasih ke AS
logo

29 Agustus 2018

Bahrun Naim Tewas, RI Terimakasih ke AS

Bahrun Naim Tewas, RI Terimakasih ke AS


GELORA.CO -  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis di Pentagon, Washington DC, Selasa (28/8/2018) waktu setempat.

Pada kunjungannya ini, ia didampingi sejumlah delegasi seperti Dubes RI di Washington, Letjen Thamrin Marzuki, Irjen Kemenhan Mayjen Mohamad Nakir dan Dirjen Strategi dan beberapa pejabat Kemenhan lainnya.

Dalam sambutannya, Menhan menyampaikan ucapan terimakasihnya karena diterima dengan baik oleh Mattis dan jajarannya di Negeri Paman Sam.

"Pertemuan ini merupakan pertemuan kita yang kesekiankalinya setelah sebelumnya kita melakukan pertemuan informal dan pertemuan Bilateral pada saat serah terima Panglima Indo-Pacific di Hawaii pada tanggal 29 Mei yang lalu," ujar Ryamizard.

Ia pun menyebut Mattis merupakan sahabat terdekatnya dibandingkan Menhan negara-negara lainnya di dunia. Saking istimewanya, Ryamizard mengatakan paling sering berinteraksi dengan Menhan AS.

"Saya memandang Jenderal Mattis adalah sahabat terdekat saya yang sangat istimewa untuk saya dibandingkan rekan menhan-menhan lainnya di dunia. Bahkan, saya mengganggapnya sudah seperti saudara sendiri. Jenderal Mattis dan saya selain mempunyai latar belakang pengalaman tempur militer di lapangan, kita juga selalu berkomunikasi dengan surat menyurat secara Rutin," paparnya.

Pada kesempatan ini, Menhan juga menyampaikan ucapan terimakasihnya atas diterimanya laporan telah tewasnya tokoh teroris internasional dalam operasi militer AS di Afghanistan.

"Saya juga mengucapkan terima kasih atas surat Mattis kepada saya yang menginformasikan terbunuhnya tokoh teroris Bahrun Naim dan Abu Ghaida beberapa waktu yang lalu dalam operasi Militer AS di Afghanistan," katanya.

Kesamaan pemberantasan terorisme inilah, kata Ryamizard, yang menjadi landasan kesamaan cara pandang tentang pentingnya kedua negara meningkatkan hubungan kerjasama pertahanan.

"Demi mewujudkan kepentingan yang dilandasi oleh nilai-nilai kemanuasiaan serta demi terwujudnya kawasan yang damai, aman, stabil dan sejahtera," ucapnya. [inc]

Loading...
loading...