logo

4 Juni 2018

Bela Anies Baswedan, Suryo Prabowo: Jangan Berendam di Kolam dan Ngumpet di Balik Tempurung

Bela Anies Baswedan, Suryo Prabowo: Jangan Berendam di Kolam dan Ngumpet di Balik Tempurung


www.gelora.co - Mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen (Purn) Johannes Suryo Prabowo melontarkan sindiran kepada pihak-pihak yang dirasanya memfitnah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @marierteman yang diunggah pada Sabtu (2/6/2018).

Suryo Prabowo menyebut jika fitnah tersebut lebih lucu dari ujaran kebencian.

Sindiran Suryo Prabowo itu diungkapkan terkait persoalan ornamen lampu hias berupa pohon plastik yang beberapa waktu lalu sempat menuai protes dari warga.

Suryo Prabowo mengunggah sebuah video berisi klarifikasi dari Anies Baswedan.

Di mana Anies mengatakan apabila pohon tersebut merupakan pohon lama yang berasal dari gudang.

Serta sudah digunakan 3 kali tahun lalu.

@marierteman: lebih lucu dari ujaran kebencian

yg bego pejabat DKI sebelumnya eh pendukung sebelumnya koq malah menuduh pejabat penggantinya bego

gegara ornamen lampu plastik ketahuan dah, kalo begonya pangkat-12,

maka dari itu jgn berendam di kolam n ngumpet dibalik tempurung.
Diketahui, setelah menuai kecaman dan beragam protes, Anies Baswedan mengaku pihaknya langsung melakukan investigasi.

Anies Baswedan mengatakan jika pohon tersebut sudah ada sejak tahun 2017.

Pohon itu dipakai pada acara besar seperti yakni pada saat lebaran, HUT DKI Jakarta, hingga Natal dan Tahun Baru.

"Ini barang dari gudang, yang sudah dipakai tiga kali tahun lalu.

Sekarang dipakai lagi.

Para aparat kita, ketika saya check satu-satu, mereka bilang 'kami pakai dari tahun lalu pak, makanya kami tidak izin lagi' merasanya meneruskan yang sudah dikerjakan tahun lalu, di tempat yang sama, di titik yang sama, ada 48 titik.

Bahkan mereka bilang 'pak kok sekarang rame, dulu kok gak rame?," kata Anies Baswedan.

Anies Baswedan juga mengatakan apabila pohon plastik yang dipasang di Jalan MH Thamrin dan Jalan Mendan Merdeka Barat itu tidak melalui izin, serta komunikasi dengan pihak Provinsi DKI Jakarta.

Diketahui pohon plastik tersebut dipasang pada 28-29 Mei lalu.

Pohon-pohon plastik yang ada di kawasan Thamrin kemudian dicopot tak lama setelah mendapatkan protes dari pengguna jalan.

Tak tanya itu, pohon plastik yang berada di Medan Merdeka Barat juga dilepas lantaran menuai protes dan sindiran dari netizen di media sosial.

Begitu viral dan menuai kecaman, Anies Baswedan langsung memerintahkan agar pohon plastik tersebut dicopot.

"Semua cabut dulu, karena tidak pas ada pemasangan di tempat seperti itu tanpa tahu duduk perkaranya lengkap," kata Anies.[tn]

Loading...
loading...