Klarifikasi Lengkap Menkes Budi soal Tuduhan Pakai Tabung Oksigen gegara Tak Kuat Asap Karhutla -->

Klarifikasi Lengkap Menkes Budi soal Tuduhan Pakai Tabung Oksigen gegara Tak Kuat Asap Karhutla

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akhirnya buka suara setelah fotonya menggunakan tabung oksigen saat berkunjung ke Kalimantan Tengah (Kalteng) viral di media sosial. 

Foto tersebut ramai diperbincangkan karena disertai narasi yang menyebut Budi tidak kuat menghadapi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski belum 24 jam berada di wilayah tersebut.


Narasi yang beredar juga mengaitkan foto tersebut dengan pernyataan Budi yang meminta masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang ada. Dia disebut mengalami sesak napas hingga harus menggunakan tabung oksigen.


Namun, Budi membantah narasi tersebut. Melalui akun Instagram pribadinya, dia menegaskan bahwa foto yang beredar memang benar, tetapi konteks yang disampaikan dalam unggahan tersebut tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.


"Fotonya memang benar, namun narasi yang beredar itu tidak benar. Saya sama sekali tidak merasa sesak pada saat itu, saya juga terbantu dengan menggunakan masker KN95 selama kunjungan berlangsung dan saya hanya bertujuan memberikan informasi dan edukasi menunjukkan fasilitas Rumah Oksigen seperti yang terekam di video ini," kata Budi dalam keterangan unggahannya, dikutip Minggu (25/10/2026).

Untuk menjelaskan kejadian sebenarnya, Budi turut membagikan video lengkap kunjungannya ke Kalteng. Dalam video itu, dia terlihat mendatangi Rumah Oksigen Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Bus Oksigen di Palangka Raya.


Saat berada di Rumah Oksigen MDMC, Budi terlihat duduk sambil menggunakan fasilitas oksigen. Dia mengaku mencoba langsung fasilitas tersebut untuk merasakan manfaatnya, bukan karena mengalami sesak napas seperti yang dituduhkan dalam narasi viral.

"Saya sendiri coba, jauh lebih enak seger saturasi oksigen saya naik," ujar Budi. 


Kunjungan itu dilakukan untuk memperkenalkan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla. Rumah Oksigen MDMC menyediakan ruangan dengan penyaringan udara menggunakan HEPA, sementara Bus Oksigen disiapkan Pemprov Kalteng untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas tersebut.

Budi mengatakan, keberadaan layanan oksigen juga penting bagi relawan dan petugas pemadam kebakaran yang terpapar polusi udara saat bertugas memadamkan api.

"Tabung oksigen diberikan kepada yang membutuhkan, terutama relawan yang memadamkan api, mereka yang terekspos banyak polusi yang tinggi. Mereka perlu untuk kita buat sehat," katanya.

Dia pun mengimbau masyarakat yang mulai mengalami sesak napas akibat paparan asap untuk segera mencari pertolongan.

"Kalau warga mulai sesak, segera ke Rumah Oksigen terdekat. Ruangan ini disaring ketat pakai HEPA. Kalian cukup duduk istirahat, beri waktu paru-paru bernapas lebih lega, dan nikmati udara dengan konsentrasi oksigen 100%. Ada tenaga kesehatan yang memantau, dan jika butuh penanganan lebih, akan langsung dirujuk ke rumah sakit," ujar Budi.

Selain Rumah Oksigen, Pemprov Kalteng menyiapkan Bus Oksigen keliling untuk membantu warga yang kesulitan menjangkau layanan tersebut. Fasilitas ini juga ditujukan untuk mendukung relawan pemadam kebakaran yang berisiko mengalami penurunan saturasi oksigen akibat paparan polusi tinggi.

"Untuk yang sulit menjangkau lokasi, Pemprov Kalteng sudah menyiapkan Bus Oksigen keliling. Tabung oksigen murni ini sangat krusial, terutama bagi relawan pemadam api yang saturasinya sering drop di bawah 90 akibat polusi tinggi. Jangan tunggu sampai parah, kalau ada yang mengeluh sesak, langsung arahkan ke fasilitas oksigen terdekat," pungkasnya.

Klarifikasi Budi tersebut menjelaskan konteks foto yang ramai beredar di media sosial. Dia menegaskan penggunaan tabung oksigen saat kunjungan merupakan bagian dari upaya memberikan informasi kepada masyarakat mengenai fasilitas yang tersedia untuk membantu menangani dampak kesehatan akibat asap karhutla

Sumber: inews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Jadikan Sumber Pilihan