GELORA.CO -Potensi akses jalan yang rusak akibat gempa di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), diharapkan tidak menghambat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Syaiful Huda, meminta pemerintah menyiagakan jalur evakuasi dan distribusi bantuan melalui udara, terutama untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus.
Menurut Huda, jalur udara menjadi opsi penting dalam kondisi darurat ketika kerusakan infrastruktur jalan membuat bantuan tidak dapat menjangkau lokasi terdampak.
"Klau ada titik-titik kerusakan jalan yang parah nggak bisa diakses bantuan yang sifatnya darurat, bisa melalui udara," kata Huda kepada RMOL sesaat lalu, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Sebab, kata Huda, perbaikan infrastruktur kerusakan jalan memang tidak mudah dan butuh waktu panjang. Sementara, kebutuhan dasar masyarakat, terutama makanan dan pasokan logistik lainnya harus menjadi prioritas selama masa tanggap darurat.
“Mungkin masyarakat sudah mengungsi di tempat aman dan di tempat pengungsian yang baru yang aman ini pasti akan tidak ada ketersediaan makanan,” ujar Legislator PKB ini.
Karena itu, Huda meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan jalur darat dalam menyalurkan bantuan apabila kondisi infrastruktur belum memungkinkan.
"Nah kalau jalur darat putus, terputus nggak mungkin, kita berharap bisa menggunakan penyaluran bantuan untuk tanggap darurat terutama penyediaan makan bisa melalui udara," pungkasnya
Sumber: RMOL
