GELORA.CO - Polisi mulai memeriksa sejumlah pihak terkait dugaan penistaan agama dalam tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha berhadiah minuman keras (miras) gratis di acara konser The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara. Keterangan pertama diambil dari pihak event organizer (EO) dan master of ceremony (MC) acara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kasus tersebut ditangani Polsek Pademangan. Polsek pun telah menjadwalkan pemeriksaan pada hari ini, Selasa (11/8/2026)
“Hari ini, penyidik menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak EO dan MC acara,” kata Budi saat dikonfirmasi pada Selasa (11/8/2026).
Budi menjelaskan, pemeriksaan terhadap EO dan MC menjadi bagian dari proses penyelidikan. Setelah pemeriksaan dilakukan, penyidik akan melengkapi administrasi penyelidikan sebelum menggelar perkara.
“Kepolisian juga memfasilitasi masyarakat yang hendak membuat laporan terkait peristiwa tersebut,” ujarnya.
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah video challenge yang diduga dibuat salah satu brand minuman keras viral di media sosial. Dalam video tersebut, peserta disebut harus menghafalkan Surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan hadiah berupa minuman beralkohol.
Potongan video yang diunggah melalui akun Instagram Ustaz Dr Hilmi Firdausi, @hilmi.firdausi, memperlihatkan seorang perempuan mengikuti challenge di sebuah booth brand miras.
Perempuan tersebut kemudian membacakan Surat Ad-Dhuha dari awal hingga selesai tanpa terlihat terputus.
Setelah berhasil menyelesaikan hafalannya, sejumlah sales dan laki-laki yang berada di booth terdengar bersorak dan ikut meramaikan suasana.
Salah satu pembawa acara di booth kemudian menanyakan identitas perempuan tersebut. MC juga menanyakan jenis minuman yang diinginkan perempuan tersebut
Sumber: inews
