GELORA.CO – Kasus kematian tragis seorang pengacara muda berinisial RMN (28) yang tewas usai terjatuh dari lantai 46 sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, menyita perhatian publik.
Di balik insiden yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) ini, sejumlah teka-teki mulai terkuak, mulai dari jejak kedatangan korban hingga narasi liar yang menyeret nama pengacara kondang Hotman Paris di media sosial.
Berdasarkan penyelidikan kepolisian, korban yang identitasnya mengarah pada nama Rocky Martin Napitupulu tersebut ternyata pernah tinggal di apartemen tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, RMN diketahui pernah tinggal di apartemen itu selama sekitar satu bulan.
Namun, ia sudah tidak lagi menjadi penghuni sejak 10 Juni 2026.
"Korban diketahui pernah tinggal di apartemen itu sebelumnya," kata Joko di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Sempat Ditolak Masuk, Kembali Naik ke Lantai 46
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pada Sabtu (18/7/2026) pagi RMN sempat datang ke apartemen tersebut, tetapi tidak diizinkan masuk.
Beberapa saat kemudian, korban kembali mendatangi lokasi dan berhasil masuk ke dalam gedung menggunakan lift hingga menuju lantai 46, yang merupakan area rooftop apartemen.
Polisi kini masih menyelidiki alasan korban kembali ke apartemen yang sudah tidak lagi ditempatinya tersebut."Terkait tujuannya, tentunya kami masih melakukan penyelidikan dan akan kami dalami lebih lanjut," ujar Joko.
Ia juga belum memberikan tanggapan terkait informasi yang beredar mengenai dugaan hubungan keluarga RMN dengan seorang pengacara ternama.
Polisi Benarkan Korban Terjatuh dari Area Rel Gondola
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya peristiwa seorang pria yang ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh di balkon lantai dua Hotel The G, Karet Kuningan, Setiabudi.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.
Menurut Budi, hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV menunjukkan korban datang seorang diri ke Apartemen Masterpiece sebelum menuju area rel gondola di lantai 46.
"Berdasarkan data awal, korban diketahui bernama RM Napitupulu. Dari hasil keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban diduga datang seorang diri ke Apartemen Masterpiece, kemudian menuju area rel gondola lantai 46 dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G," ujar Budi.
Polisi Dalami Narasi Viral di Media Sosial
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar narasi di media sosial yang menyebut korban adalah Rocky Martin Napitupulu, serta dikaitkan sebagai keponakan pengacara Hotman Paris Hutapea.
Narasi tersebut juga memunculkan dugaan bahwa korban mengalami tekanan sebelum meninggal dunia.
Namun, hingga kini seluruh informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Menanggapi isu yang berkembang, Budi Hermanto menegaskan bahwa informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu masih dalam proses penyelidikan.
"Saat ini informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu masih dalam penyelidikan," katanya.
Berdasarkan penelusuran, nama Rocky Martin Napitupulu memang pernah muncul dalam unggahan akun Instagram Hotman Paris pada Februari 2026 sebagai seorang advokat muda.
Namun, kepolisian menegaskan belum ada konfirmasi mengenai hubungan keluarga antara korban dengan pengacara tersebut.
Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, serta mendalami seluruh fakta untuk memastikan penyebab pasti kematian RMN.
Di media sosial, beredar narasi yang menyebut korban adalah keponakan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Inisial RMN dikabarkan adalah Rocky Martin Napitupulu.
Kabar tersebut viral sebagaimana unggahan dari akun Instagram @bangbenua.
Dalam unggahannya, dinarasikan bahwa korban meninggal dunia melompat dari lantai dua akibat sebuah tekanan.
Pendapat ini disampaikan mengacu pada unggahan akun Instagram @doddykusuma.
“Korban adalah Keponakan dari orang besar yang lagi terkenal, ada yang mencurigakan dan sangat janggal, kejadian tadi malam kenapa malam itu juga langsung dimakamkan. Sangat tidak lazim untuk tradisi dari suku ini,” tutur narasi dalam akun itu.
“Media sepi. Tidak ada berita, Semoga pihak kepolisian segera mengendus dan menyelidiki kasus ini Apakah ini awal jatuhnya orang besar itu?” lanjutnya.
Unggahan kembali dilanjutkan, dengan sebuah video Hotman yang telah mengakui mengetahui kejadian tewasnya korban.
Kemudian adanya gambar papan nisan tertulis nama Rocky Martin Napitupulu
“Yang mana Rocky Martin Napitupulu diduga sebagai orang yang melompat dari apartemen tersebut akhirnya meninggal karena tidak kuat intimidasi,” ujarnya.
