Kapolri Sambangi Kejagung, ST Burhanuddin: Kami Bukan Rival!

Kapolri Sambangi Kejagung, ST Burhanuddin: Kami Bukan Rival!

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Kapolri Sambangi Kejagung, ST Burhanuddin: Kami Bukan Rival!

GELORA.CO -
Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa hubungan Kejaksaan dan Polri tetap baik. 

Hal itu ditegaskan saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Kejaksaan Agung (Kejagung) dan langsung bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin, pada Senin, 13 Juli 2026.

Pertemuan tersebut terasa hangat--di tengah publik menyoroti kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Sekaligus membantah anggapan yang beredar di media sosial bahwa kedua institusi tersebut sedang bersitegang.

"Saya dengan Pak Kapolri, tapi temen-temen jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak," tegas Jaksa Agung, Senin, 13 Juli 2026.

"Jadi kami sejak dulu kami sudah mengenal secara pribadi beliau, kemudian kami sama-sama saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri," sambungnya.

ST Burhanuddin juga menyinggung kasus yang menyeret eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. 

Namun, ia kembali menegaskan bahwa pertemuan ini tidak berkaitan dengan persoalan tersebut. Melainkan merupakan agenda silaturahmi yang rutin dilakukan kedua institusi.

"Kemudian jangan juga berpikir karena ada hal-hal sesuatu kemarin, ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan, dan kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan lagi," jelasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menambahkan, tidak ada persoalan antara Polri dan Kejagung. Dia bilang, kedua lembaga penegak hukum sepakat untuk terus memperkuat koordinasi.

"Kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini," tegas Kapolri, Senin.

Menurut Listyo Sigit, komunikasi antarlembaga akan dijaga melalui silaturahmi yang berkelanjutan. Termasuk di tingkat provinsi dan kabupaten.

"Jadi tadi kita sepakat bahwa kita akan terus bersilaturahmi. Setelah ini ditindaklanjuti di jajaran di tingkat provinsi maupun kabupaten," ungkapnya.

"Karena kita juga menyadari bahwa banyak agenda-agenda program pemerintah yang tentunya juga harus kita jaga, harus kita kawal," sambung Kapolri.

Hubungan kedua lembaga sempat menjadi sorotan publik setelah Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggelar serangkaian penggeledahan dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara Asabri, pengadaan batu bara PLN, serta Krakatau Steel.

Dalam proses penyidikan tersebut, nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ikut terseret. Seusai mengundurkan diri dari jabatannya, Febrie kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google