Investigasi UBK: Abdi Maludin Diduga Ditawari Rp50 Juta Buat Geser Titik Demo, Seret Oknum Polres Jakpus

Investigasi UBK: Abdi Maludin Diduga Ditawari Rp50 Juta Buat Geser Titik Demo, Seret Oknum Polres Jakpus

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Investigasi UBK: Abdi Maludin Diduga Ditawari Rp50 Juta Buat Geser Titik Demo, Seret Oknum Polres Jakpus

GELORA.CO -
Geger di lingkungan kampus! Universitas Bung Karno (UBK) baru saja merilis hasil investigasi internal yang bikin publik melongo.

Mantan Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdi Maludin, diduga kuat sempat ditawari uang pelicin sebesar Rp50 juta oleh oknum kepolisian.

Tujuannya? Biar massa aksi memindahkan lokasi demonstrasi dari Istana Merdeka ke Gedung DPR RI pada pertengahan Juni lalu.

Nama Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Prasetyo Purbo Nurcahyo, ikut terseret dalam laporan investigasi ini.

Ketua Tim Investigasi UBK, Eko Suryo S, membeberkan bahwa upaya lobi-lobi tersebut terjadi sehari sebelum aksi digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan.

"Memang Abdi tanggal 14 Juni (2026) siang itu dihubungi oleh aparat kepolisian dari Jakarta Pusat, Polres. Namanya itu menurut Abdi adalah Pak Prasetyo, itu Kasat Intel," ujar Eko Suryo S.

Dari Tawaran Rp70 Juta hingga Rayuan Senior


Berdasarkan penuturan tim investigasi, Abdi sebenarnya sempat menolak tawaran awal senilai Rp50 juta tersebut.

Tak berhenti di situ, pada hari yang sama, oknum polisi lain berinisial E diduga kembali mendekati Abdi di kawasan Jalan Surabaya dengan iming-iming yang lebih fantastis, yakni Rp70 juta.

Namun, tawaran kedua ini pun kembali berujung penolakan.

"Nah untuk itu disiapkan anggarannya lah Rp 50 juta. Itu Abdi juga tidak menerima itu, menolak," ungkap Eko.

Peta argumen berubah total tepat di hari H aksi. Abdi kembali diajak merapat dalam pertemuan yang kali ini melibatkan dua alumni UBK yang merupakan seniornya di organisasi eksternal kampus.

Kali ini, taktiknya berhasil. Lewat intervensi sang senior, lokasi demo akhirnya disepakati untuk digeser dengan nominal kompensasi yang turun menjadi Rp20 juta.

Cair Setelah Demo Selesai


Meski kesepakatan sudah diketok palu sejak pagi hari, realisasinya tidak langsung berjalan mulus.

Aksi mahasiswa UBK rupanya tetap bertahan di area Jalan Medan Merdeka Selatan dan urung bergeser ke Gedung DPR RI.

Kendati demikian, aliran dana dari pihak aparat disinyalir tetap mengalir. Dana sebesar Rp20 juta itu dilaporkan baru berpindah tangan ke kantong Abdi pada Senin malam di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, setelah seluruh rangkaian aksi mahasiswa bubar jalan.

Tim investigasi internal UBK memastikan bahwa uang tersebut awalnya dipegang oleh pihak senior sebelum akhirnya diserahkan langsung kepada Abdi.***
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google