GELORA.CO – Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas strategis yang menjadi jalur distribusi dan transportasi minyak mentah Arab Saudi. Sasaran utama disebut merupakan jaringan pipa yang mengalirkan minyak menuju Pelabuhan Yanbu di Laut Merah, salah satu pelabuhan ekspor utama Kerajaan Saudi.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan serangan itu dilakukan sebagai balasan atas dugaan pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pesawat nirawak (drone) milik Arab Saudi.
Aksi tersebut terjadi di tengah munculnya laporan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali membuka jalur pembicaraan untuk mendorong penyelesaian konflik di kawasan.
Tak hanya mengklaim serangan terhadap infrastruktur minyak, Houthi juga mengumumkan kembali penerapan blokade laut terhadap Arab Saudi. Langkah ini menandai meningkatnya ketegangan antara kedua pihak yang telah terlibat konflik selama lebih dari delapan tahun.
Sebelumnya, Arab Saudi mengalihkan jalur ekspor minyak mentah ke Pelabuhan Yanbu melalui jaringan pipa timur-barat (East-West Pipeline) sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman keamanan di Selat Hormuz akibat konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah
Sumber: inews
