Pidato Prabowo Jadi Sorotan, Respons Polos Bocah SD Tentang Guru Menyentuh

Pidato Prabowo Jadi Sorotan, Respons Polos Bocah SD Tentang Guru Menyentuh

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  - Pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai kenaikan penghasilan hakim menjadi sorotan publik setelah dirinya sempat salah menyebut profesi guru dalam pernyataannya.

Dalam pidato tersebut, Prabowo awalnya mengatakan pemerintah telah menaikkan gaji guru hingga hampir 300 persen.

Namun, beberapa detik kemudian ia meralat ucapannya dan menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kenaikan penghasilan hakim.


“Karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru, ada yang sampai hampir 300 persen naiknya. Penghasilan guru-guru, eh hakim-hakim kita. Maaf, hakim (yang benar),” kata Prabowo dalam pidatonya.


Momen itu kemudian memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Salah satu yang mencuri perhatian datang dari seorang siswa sekolah dasar yang menyampaikan pendapat polosnya mengenai kesejahteraan guru.

Dalam video yang diunggah akun Instagram ibunya, @qanitachic, bocah tersebut menilai guru lebih layak mendapatkan kenaikan penghasilan besar dibandingkan hakim.

“Harusnya yang dinaikin 300 persen bukan si hakim-hakim. Sudah besar-besar gajinya. Guru-guru kan gajinya masih kecil,” ujar siswa SD tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendidik generasi muda demi masa depan Indonesia.



“Harusnya guru-guru itu digaji lebih banyak lagi. Soalnya mereka sudah berusaha mengajar banyak orang, mengajar banyak pelajar supaya Indonesia maju,” lanjutnya.

Baca juga: Tiyo Ardianto di Acara Terus Terang Mahfud MD: SPPG Sejatinya Adalah Satuan Penjilat Prabowo Gibran

Menurut sang ibu, respons anaknya itu muncul secara spontan setelah mendengar potongan pidato Prabowo.



Ia menyebut sang anak sempat merasa senang ketika mendengar kata “guru”, sebelum akhirnya kecewa setelah mengetahui ucapan tersebut diralat menjadi “hakim”.

“Ini adalah reaksi spontan Sabiq yang bahagia selama beberapa detik namun berakhir kecewa. Melihat realita dunia pendidikan sekarang, semoga Indonesia bisa lebih mengutamakan pendidikan, di mana guru-guru menjadi konsentrasi utama untuk disejahterakan sehingga generasi emas Indonesia bisa terwujud,” tulis sang ibu dalam keterangan unggahan video tersebut.



Video itu pun viral dan menuai beragam komentar dari warganet.

Banyak yang menilai ucapan bocah tersebut sederhana, namun menggambarkan harapan masyarakat agar kesejahteraan guru, terutama guru honorer dan tenaga pendidik di daerah, mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah.



Diketahui, Prabowo sebelumnya mengaku bangga atas laporan yang menyebut penghasilan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia lebih tinggi dibandingkan Ketua Mahkamah Agung Singapura.

Selain itu, gaji hakim junior di Indonesia disebut juga lebih tinggi dibandingkan Malaysia.

“Saya sekarang bangga karena laporan Ketua Mahkamah Agung kita penghasilannya lebih tinggi dari Ketua Mahkamah Agung Singapura. Dan juga hakim paling junior kita gajinya lebih tinggi dari hakim junior di Malaysia,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, kenaikan gaji hakim dilakukan sebagai bagian dari upaya membersihkan institusi peradilan agar para hakim tidak mudah disuap

Sumber: Wartakota 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google