Begini Reaksi Bahlil soal Lagu MBG 'Mas Bahlil Ganteng' Viral di Medsos

Begini Reaksi Bahlil soal Lagu MBG 'Mas Bahlil Ganteng' Viral di Medsos

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah lagu jenaka bertajuk 'Mas Bahlil Ganteng' (MBG) yang menyeret nama Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Lantas, bagaimana respons langsung Bahlil saat mengetahui dirinya menjadi bintang utama dalam lagu yang viral tersebut?

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, membocorkan reaksi sang ketum. Alih-alih merasa terganggu, tersinggung, atau naik pitam, Bahlil justru menghadapi fenomena tersebut dengan kepala dingin dan penuh humor.

“Pak Bahlil ketum Golkar kalau ada hal seperti itu ketawa-ketawa aja,” ungkap Idrus dalam konferensi pers kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Idrus menilai, reaksi santai Bahlil didasari atas pemahaman bahwa di era digital saat ini, aksi netizen merupakan bentuk ekspresi bebas yang tidak perlu disikapi secara reaktif atau berlebihan oleh para pejabat publik.

“Kita tidak bisa melarang bagaimana kreativitas masyarakat dan lain-lain sebagainya,” tutur Idrus.

Bagi internal Partai Golkar, viralnya lagu 'MBG' ini justru dipandang dari sudut pandang yang positif. Menurut Idrus, dalam panggung politik praktis, sebuah kelakar atau viralitas di media sosial menunjukkan bahwa sang tokoh masih memiliki daya tarik kuat di mata masyarakat.

“Ya bahkan dalam beberapa pernyataannya kalau kita politisi tidak viral berarti kita tidak jadi perhatian. Syukurlah masih ada yang memperhatikan kita, jadi ini saja,” kelakar Idrus menirukan sudut pandang politik yang bijak.

Oleh karena itu, Idrus meminta publik maupun kader partai tidak perlu meributkan atau mempermasalahkan lagu tersebut, selama koridornya masih sebatas hiburan yang wajar dan kreatif.

“Jadi enggak usah ditanggapi kalau dalam arti itu adalah kreativitas,” cetusnya.

Meski Bahlil memilih meresponsnya dengan tawa ketimbang amarah, Idrus tetap menyelipkan sebuah catatan penting bagi para kreator konten. Ia mengingatkan agar setiap kreativitas di ruang siber tetap mengedepankan etika dan tidak menyentuh ranah sensitif yang bisa memicu kegaduhan.

“Nah, tinggal bagaimana memaknai kreativitas itu. Ya itu penting memaknai kreativitas itu,” pungkas Idrus.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Tambahkan jadi preferensi di Google