GELORA.CO - Kabar baik bagi pencari kerja di Indonesia! BPJS Ketenagakerjaan kembali membuka peluang karier bagi putra-putri terbaik bangsa melalui program rekrutmen terbaru yang resmi dibuka mulai 11 April 2026.
Kesempatan ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi pelamar kerja, tetapi juga bagi peningkatan kualitas layanan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan
Posisi yang Dibuka dalam Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan
Dalam rekrutmen kali ini, BPJS Ketenagakerjaan membuka beberapa posisi strategis, di antaranya:
- Customer Service Officer (CSO)
Penempatan: Seluruh wilayah Indonesia
- Account Representative Perwakilan (AR)
Penempatan:
- Kalimantan
- Sulawesi
- Maluku
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Papua
Posisi ini dirancang untuk memperkuat pelayanan sekaligus memperluas jangkauan perlindungan bagi para pekerja, termasuk sektor informal.
Jadwal Pendaftaran dan Link Resmi
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi berikut: http://rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Periode pendaftaran:
- Mulai: 11 April 2026 pukul 08.00 WIB
- Berakhir: 15 April 2026 pukul 23.59 WIB
Pelamar diwajibkan:
- Registrasi akun menggunakan email aktif
- Melakukan verifikasi akun
- Mengisi Curriculum Vitae (CV) secara lengkap dan terbaru
- Melamar posisi yang tersedia sesuai kualifikasi
Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam Rekrutmen 2026
Menurut Direktur Human Capital dan Umum, Harjono Siswanto, rekrutmen ini merupakan bagian dari strategi penguatan SDM sekaligus kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja nasional.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kami terhadap kesetaraan kesempatan. Kami meyakini bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan meraih cita-cita,” tambah Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, dikutip dari Antara, Jumat (10/4/2026).
Strategi ini mengacu pada pendekatan 3C, yaitu:
1. Coverage (Cakupan)
Penambahan SDM akan memperluas kepesertaan, terutama bagi pekerja informal dan sektor rentan.
2. Care (Pelayanan)
Talenta baru diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih responsif, empatik, dan berorientasi pada kebutuhan peserta.
3. Credibility (Kredibilitas)
Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan profesional untuk menjaga kepercayaan publik.
“Penguatan SDM ini bertujuan untuk menghadirkan layanan yang semakin berkualitas dan dekat dengan peserta, sekaligus memperluas jangkauan perlindungan bagi seluruh pekerja Indonesia,” tandas Harjono.
