GELORA.CO - Kelompok Hizbullah Lebanon menghujani Israel dengan roket dan drone Sabtu (11/4/2026) pagi sebagai respons atas serangan militer Zionis. Kedua pihak saling serang menjelang perundingan damai Amerika Serikat (AS)-Iran di Pakistan pada Sabtu pagi.
Sirene peringatan serangan udara meraung di Israel bagian utara sebagai respons atas serangan roket dan drone. Wilayah menjadi sasaran Hizbullah merupakan lokasi tentara Zionis kerap melancarkan serangan.
Suara sirene terdengar berulang kali di area luas, khususnya di Kiryat Shmona, serta permukiman Nahariya dan Acre.
Layanan darurat Israel Magen David Adom (MDA) pada Jumat menyatakan roket Hizbullah menghantam beberapa area di Kota Kiryat Shmona, namun sirene peringatan udara tidak aktif yang berarti juga luput dari pencegatan Iron Dome.
Serangan roket menyebabkan kebakaran bangunan namun api berhasil dipadamkan tak lama kemudian. Beberapa bangunan lain juga rusak.
MDA klaim tidak ada korban jiwa maupun luka dalam serangan tersebut.
Lima roket diluncurkan kelompok Hizbullah ke permukiman Karmiel pada Jumat namun berhasil dicegat sistem pertahanan udara.
Sejumlah roket juga ditembakkan dari Lebanon ke Kota Nahariya dan Acre juga dicegat oleh sistem pertahanan udara, sisanya jatuh di area terbuka.
Sirene di wilayah itu kerap aktif, sehingga penduduk diinstruksikan untuk tetap bertanan di tempat perlindungan.
Empat drone Hizbullah juga diluncurkan dari Lebanon ke Galilea Atas, beberapa di antaranya jatuh di area terbuka
Sumber: inews
