Khamenei Tewas, Sosok Ini Ambil Alih Transisi Kepemimpinan Iran

Khamenei Tewas, Sosok Ini Ambil Alih Transisi Kepemimpinan Iran

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Khamenei Tewas, Sosok Ini Ambil Alih Transisi Kepemimpinan Iran

GELORA.CO - 
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal sebagai martir dalam serangan brutal Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.

Dikutip dari AFP berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran, Minggu (13/2026), Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan dua pejabat tinggi lainnya akan memimpin Iran dalam periode transisi setelah wafatnya Khamenei.

Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei dan seorang pejabat lain dari dewan hukum negara akan menjadi bagian dari trio yang mengawasi transisi tersebut, menurut televisi pemerintah yang mengutip Mohammad Mokhber, salah satu penasihat Khamenei.

Kematian Khamenei menjadi pukulan besar bagi Republik Islam yang telah dipimpinnya sejak 1989, satu dekade setelah naik ke tampuk kekuasaan dalam revolusi teokratis yang menggulingkan monarki Iran dan mengguncang Timur Tengah.

Media pemerintah Iran sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa banyak keluarga Khamenei yang sudah meninggal. Di antaranya termasuk anak perempuan, cucu perempuan, menantu perempuan, serta menantu laki-laki.

Korps Garda Revolusi Iran menanggapi kematian Khamenei, dengan mengatakan "kita telah kehilangan seorang pemimpin besar dan kita berduka atas kepergiannya", menurut pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Fars, dikutip dari Aljazeera.

Pernyataan itu menambahkan bahwa "kemartiran Khamenei di tangan teroris paling kejam dan algojo kemanusiaan adalah tanda legitimasi pemimpin besar ini dan penerimaan atas pengabdiannya yang tulus".

Pernyataan itu menambahkan bahwa "tangan pembalasan bangsa Iran...tidak akan membiarkan mereka lolos".

IRGC akan berdiri "tegas dalam menghadapi konspirasi domestik dan asing," kata pernyataan itu.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita