Israel Siagakan Pasukan dan Keluarkan Peringatan Evakuasi Massal di Lebanon

Israel Siagakan Pasukan dan Keluarkan Peringatan Evakuasi Massal di Lebanon

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO  – Militer Israel mengerahkan pasukan ke sejumlah titik di Lebanon selatan sebagai langkah pertahanan garis depan di sepanjang perbatasan dengan Lebanon, Selasa (3/3/2026).

Juru bicara militer Israel, Letkol Nadav Shoshani, mengatakan penempatan pasukan dilakukan di beberapa titik tambahan guna melindungi warga sipil dan mencegah serangan dari Hezbollah.

"Langkah tersebut bukan operasi darat, melainkan manuver taktis untuk menjamin keselamatan warga," kata Nadav Shoshani dilansir dari Arabnews,  Selasa (3/3/2026). 

Militer Israel juga mengeluarkan perintah evakuasi baru bagi puluhan lokasi di Lebanon, termasuk dua lingkungan di Beirut selatan.


Dalam pernyataan di Telegram, juru bicara militer berbahasa Arab Avichay Adraee meminta warga di sekitar 50 titik segera meninggalkan rumah demi keselamatan, menjelang aksi militer yang disebut akan segera dilakukan.

Peringatan terpisah ditujukan kepada warga di kawasan Ghobeiry dan Haret Hreik, yang disebut berada dekat fasilitas dan kepentingan Hezbollah yang akan menjadi target operasi militer Israel dalam waktu dekat.


Sementara itu, pemerintah Lebanon pada Senin mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan melarang aktivitas militer dan keamanan Hezbollah. Kebijakan tersebut memicu kecaman dari kelompok yang didukung Iran itu.

Hezbollah, yang memiliki perwakilan di pemerintahan dan parlemen Lebanon, mengaku telah meluncurkan roket dan drone ke arah Israel pada Senin pagi.


Israel membalas dengan serangan ke pinggiran selatan Beirut serta puluhan desa di Lebanon selatan, dan berjanji akan membuat kelompok tersebut membayar harga mahal.


Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan itu menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai sedikitnya 149 lainnya

Sumber: Tribunnews 
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita