Tragis! Influencer Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ demi Konten

Tragis! Influencer Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ demi Konten

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Tragis! Influencer Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ demi Konten

GELORA.CO -
Influencer kuliner dilaporkan meninggal dunia akibat mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai “kepiting setan” (devil crab). Korban bernama Emma Amit (51) mengonsumsi “kepiting setan” demi konten media sosial.

Dalam potongan video, sang pencinta kuliner beserta teman-temannya terlihat sedang memanen hasil laut di hutan bakau pada 4 Februari lalu di dekat rumahnya di Puerto Princesa, sebuah kota pesisir di Palawan, demikian laporan dari viral press, dikutip dari NYpost, Kamis (12/2/2026).

Klip tersebut memperlihatkan dirinya sedang menggigit siput laut yang ia masak dengan santan bersama makhluk laut lainnya sebagai bagian dari hidangan seafood bouillabaisse.

Keesokan harinya, Emma jatuh sakit parah akibat racun kuat dari kepiting tersebut. Tetangganya melaporkan bahwa ia mengalami kejang-kejang saat dibawa ke klinik setempat. Kondisinya terus memburuk hingga ia dilarikan ke rumah sakit. Bahkan, bibir Emma dilaporkan berubah menjadi biru tua saat ia tidak sadarkan diri.

Meski tim medis telah berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, Emma dinyatakan meninggal dunia pada 6 Februari — tepat dua hari setelah ia mengonsumsi hidangan tersebut.

Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, mengutus petugas desa ke rumah Emma untuk melakukan penyelidikan. Di sana, mereka menemukan cangkang kepiting setan berwarna cerah yang berserakan di tempat sampah.

Kepiting setan merupakan penghuni terumbu karang di wilayah Indo-Pasifik yang mengandung campuran neurotoksin mematikan, termasuk saxitoxin dan tetrodotoxin — jenis racun yang sama dengan yang ditemukan pada ikan buntal, menurut data Smithsonian. Lembaga tersebut memperingatkan masyarakat untuk menghindari konsumsi hewan ini, karena kepiting yang "sedap dipandang" tersebut dapat membunuh manusia hanya dalam hitungan jam.

Gemang pun mengaku heran atas kematian Amit, mengingat korban dan suaminya adalah "nelayan" yang berpengalaman.

"Ini sungguh menyedihkan karena seharusnya mereka sudah tahu," ratapnya. 

"Mereka tinggal di pinggir laut, jadi saya tahu mereka paham bahwa kepiting setan ini berbahaya untuk dimakan. Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung."

Menanggapi insiden tragis ini, Gemang memperingatkan warga untuk tidak mengonsumsi makhluk laut yang mematikan tersebut.

"Kepada warga Puerto Princesa, saya mendesak kalian untuk lebih waspada," peringat Gemang.

"Jangan makan kepiting setan yang berbahaya ini karena mereka telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan berjudi dengan nyawa kalian."

Pejabat setempat menyatakan bahwa mereka juga sedang memantau kondisi teman-teman almarhumah untuk melihat apakah ada gejala keracunan yang muncul.
Tragedi ini mengejutkan komunitas setempat. Beverly Villanueva, teman korban, menganggap kepergian Emma sangat "mengejutkan dan mendadak."

"Kamu sudah seperti kakak perempuan bagiku," tulisnya. 

"Aku akan selalu merindukanmu. Aku tahu kamu belum ingin pergi karena masih banyak rencana dalam hidup, tapi mengapa? Itu adalah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab, karena kamu sudah tiada."
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita