Prabowo Sebut Amerika Serikat Banyak Bantu Indonesia di Masa-masa Kritis

Prabowo Sebut Amerika Serikat Banyak Bantu Indonesia di Masa-masa Kritis

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO
- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyebut Amerika Serikat (AS) adalah salah satu mitra terkuat Indonesia. Ia juga mengingat jasa AS, bagaimana negeri ini lekat kaitannya dengan perjalanan sejarah Indonesia.

Dalam pidatonya di hadapan para pengusaha AS, Prabowo menekankan bahwa dukungan AS telah hadir sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Amerika Serikat adalah salah satu mitra terkuat kami. Kami tidak pernah lupa bahwa Amerika Serikat mendukung perjuangan kemerdekaan kami. Banyak kali Amerika Serikat mengintervensi membantu Indonesia di masa-masa kritis," kata Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2).

Ia bahkan mengingatkan generasi muda Indonesia agar tidak melupakan kontribusi AS terhadap Indonesia terutama pada tahun 1960-an.

"Hal itu juga saya sampaikan kepada generasi muda Indonesia agar jangan melupakan peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam kelahiran bangsa kami, baik secara politik maupun ekonomi. Pada masa kritis tahun 60-an saat pertanian kita runtuh karena gejolak di Asia Tenggara, Amerika Serikat membantu kami melalui program PL 480. Itu sangat signifikan," ujarnya.

PL 480 adalah program bantuan pangan dari AS, yang dicanangkan oleh Presiden Eisenhower pada 1954. Sampai hari ini, program ini masih berlangsung lewat USAIDS dan memberi manfaat kepada 150 negara dengan 4 miliar orang.

Prabowo juga menyampaikan harapannya agar kehadiran Amerika Serikat dalam perekonomian Indonesia semakin kuat ke depan. Ia menegaskan komitmen pemerintahannya untuk bekerja keras demi kepentingan rakyat, termasuk menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Jadi, kami berharap akan kehadiran Amerika yang lebih kuat dalam ekonomi kami. Saya ingin meyakinkan Anda bahwa kami bekerja sangat keras demi kepentingan rakyat kami. Rakyat Indonesia menuntut tata kelola yang baik, menuntut pemerintahan yang bersih. Inilah posisi saya, pemerintahan yang bersih dan akan menciptakan, mempromosikan, serta membela keadilan dan supremasi hukum," tandas dia.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita