Prabowo: Saya Ingin Mati di Atas Jalan Kebenaran, Bela Keadilan Rakyat Indonesia

Prabowo: Saya Ingin Mati di Atas Jalan Kebenaran, Bela Keadilan Rakyat Indonesia

Gelora News
facebook twitter whatsapp
Prabowo: Saya Ingin Mati di Atas Jalan Kebenaran, Bela Keadilan Rakyat Indonesia

GELORA.CO -
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersuara lantang menyerukan bahwa ia siap mati untuk Republik Indonesia. 

Prabowo menyampaikan itu saat berpidato di acara peresmian 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan juga peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).

Awalnya, Prabowo mengungkit pencapaian Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan laporan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana—hadir di lokasi—penerima manfaat MBG sudah mencapai 60.200.000.

"Saudara-saudara, kita telah memberi makan tiap hari 60 juta lebih, kita sudah berhasil memiliki 22.275 SPPG, sudah sampai 23 ribu SPPG yaitu dapur di 38 provinsi di seluruh Indonesia," ujarnya.

"Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura tiap hari, atau 2 kali Malaysia tiap hari," tegas Prabowo.

"Bagi mereka, yang waktu itu kita baru mulai satu bulan saja, dua bulan saja, kita sudah dihina, sudah diramalkan: pasti gagal," kata Prabowo.

Di atas panggung, Prabowo lalu meminta Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari yang duduk di kursi untuk mengumpulkan video-video dari orang-orang yang meramalkan bahwa MBG pasti gagal.

"Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia 'MBG ini penghinaan bangsa Indonesia'," ujar Prabowo.

Prabowo langsung membalikkan tuduhan itu. "Kita mau menyelamatkan anak-anak kita, dibilang menghina?"

Malah, menurut Prabowo, jumlah penerima manfaat MBG ini bisa mencapai 80 juta lebih.

"Aduh, apa iya saya menghina bangsa Indonesia? Dari umur muda, letnan dua, tidak punya apa-apa, saya siap mati untuk Republik, kok saya sampai hati mau menghina? Tidak, saya, sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun Republik Indonesia," ujar Prabowo.

"Saya ingin mati di atas jalan kebenaran, saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat. Saya ini, kehormatan bagi seorang prajurit, mati untuk rakyatnya, masak saya mau menghina? Tapi sudahlah, sekarang kita buktikan bersama, jadi saya terima kasih Kepolisian Republik Indonesia," kata Prabowo.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita